Setahun Anggota Bertambah 30.000 Lebih – Timor Express

Timor Express

EKONOMI

Setahun Anggota Bertambah 30.000 Lebih

Pra-RAT.Pengurus Kopdit Swasti Sari pose bersama perwakilan dinas koperasi saat Pra-RAT di Kantor Kopdit Swasti Sari, Bali, 11 Januari 2020 lalu.

SWASTI SARI FOR TIMEX

Kopdit Swasti Sari Siapkan Pinjaman Rp 300 Miliar

KUPANG, TIMEX-Kopdit Swasti Sari mencatat pertumbuhan anggota lebih dari 50 persen di tahun 2019. Jumlahnya mencapai 30.000. Selain itu, aset koperasi tersebut bertambah lebih dari Rp 200 miliar.

Hal ini dijelaskan General Manager (GM) Kopdit Swasti Sari, Yohanes Sason Helan di kantornya, Kamis (30/1). Menurut Yohanes, saat ini pihaknya sedang melaksanakan pra rapat anggota tahunan (RAT). Sejak 11 Januari hingga 19 Januari, pihaknya sudah berkeliling ke kantor-kantor cabang untuk pra-RAT.

“Tujuannya untuk menjelaskan apa yang sudah dikerjakan di 2019 dan rencana kerja 2020. Animo anggota sangat tinggi di RAT, artinya mereka semakin sadar,” jelas Yohanes. Dia sebutkan, RAT Kopdit Swasti Sari akan digelar secara umum di Kupang pada 22 Maret 2020 mendatang.

Dia katakan, tahun 2019 pihaknya berhasil mencatatat capaian yang sangat positif. Hasil audit akuntan publik sudah diterima dengan opini wajar tanpa pengecualian (WTP). “Jadi kita sudah WTP tujuh tahun berturut-turut. Nilai paling tinggi itu pertumbuhan. Misalnya anggota tumbuh lebih dari 50 persen. Dari 50 ribu lebih anggota menjadi 81 ribu. Dengan aset tumbuh 26 persen dari Rp 600 miliar lebih bisa mencapai Rp 800 miliar lebih,” paparnya.

Sementara untuk 2020, pihaknya sudah mempersiapkan perencanaan dengan dasar masukan dari 23 kantor cabang yang ada. Jika disetujui dalam RAT nanti, pihaknya siap merealisasikan.

“Tahun 2020 kami dominan masuk di sektor riil. Jadi tidak hanya di konsumtif. Ini untuk mengubah pola hidup anggota. Sasaran kami di pertanian, misalnya di Flores, cengkeh kita urus mulai dari tanam, perawatan, panen sampai pasaran. Kopi dan komoditi unggulan lain,” jelasnya

Di daratan Timor, Rote, Sabu dan Semau, pihaknya akan lebih fokus ke palawija. Misalnya bawang, jagung dan sayuran. Dia bertekad untuk menghasilkan produk-produk berkualitas dan didukung dengan kemasan yang layak sehingga bisa bersaing dengan produk-produk dari luar.

“Kalau ini jalan, penjaman yang kami siapkan mencapai Rp 300 miliar. Minimal 25 persen di sektor riil. Kalau berhasil maka tahun depan ditambah,” sebutnya.

Dia bertekad, pinjaman yang diberikan kepada anggota tidak habis hanya untuk membiayai pesta atau konsumtif. Harus produktif. Dengan produk-produk yang berkualitas dan berdaya saing, pihaknya juga siap memasarkan melalui Swasti Sari Mart. “Misalnya Kopi Sumba, Kopi Flores, beras dari Lembor. Dikemas dan jual di Swasti Sari Mart,” sambungnya.(cel)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!