Bupati Gideon Minta Jaga Kerukunan – Timor Express

Timor Express

METRO

Bupati Gideon Minta Jaga Kerukunan

KERJA SAMA. Tampak Bupati Sumba Timur Gideon Mblijora didampingi Ketua DPRD Ali Oemar Fadaq, Wadir Timex, Stenly Boymau dan Pemred Timex Kristo Embu.

YOHANES SIKI/TIMEX

Jelang Pilkada 2020

KUPANG, TIMEX – Kerukunan hidup umat beragama di Sumba Timur patut diacungi jempol. Untuk itu, siapa pun pemimpinnya harus menjaga dan melestarikan nilai kebersamaan yang sudah ditanamkan pemimpin sebelumnya.

Hal tersebut disampaikan Bupati Sumba Timur, Gideon Mbilijora, saat bertandang ke Graha Pena Timor Express, Senin (3/02). Hadir pula Ketua DPRD Sumba Timur, Ali Oemar Fadaq dan Kebala Bagian Humas dan Protokol, Setda Sumba Timur Welem Djara Dale.

Bupati Mbilijora menuturkan masa kepemimpinannya tinggal beberapa bulan lagi akan berakhir. Selama dua periode lebih memimpin bahkan di era pemimpin sebelumnya, masyarakat Sumba Timur sudah dikenal hidup damai dan aman tanpa ada gesekan seperti di daerah lainnya. Untuk itu Siapa pun pemimpin yang akan terpilih lima tahun ke depan, tentu harus menjaga dan melestarikan nilai kerukunan yang sudah dibangun.

Sebagai contoh, kata Bupati Mbilijora, setiap tahun dilakukan pagelaran pertandingan olahraga antar umat beragama. Bahkan event pertandingan bola kaki dan bola voli yang diinisiasi para pemuda sudah berlangsung 18 tahun. Semangat para pemuda perlu didukung baik dari unsur pemerintah maupun masyarakat sebagai wujud partisipasi menjaga nilai kerukunan.

Dirinya mengingatkan, jangan sampai karena persaingan merebut kekuasaan dalam Pilkada bisa memecah-belah persatuan dan kerukunan masyarakat di Sumba Timur. “Saya harap calon pemimpin yang akan bersaing merebut hati masyarakat Sumba Timur tetap mengutamakan persatuan dan kerukunan masyarakat Sumba Timur,” harap Gidion.

Sumba Timur dan delapan daerah lain saat ini sedang dalam masa persiapan Pilkada serentak yang akan dilaksanakan tahun ini. Tepatnya tanggal 23 September 2020 akan dilakukan pemungutan suara serentak.

Turunkan Angka Kemiskinan

Bupati Sumba Timur, Gidion Mbilijora, menuturkan masalah kemiskinan menjadi masalah serius. Sehingga sejak awal kepemimpinannya menjadi fokus perhatiannya. Terbukti berbagai sentuhan program dikerahkan untuk menekan angka kemiskinan.

Seperti luncuran program setiap tahun dari kabupaten, provinsi dan pemerintah pusat. Bahkan sejak tahun 2012 hingga kini meminta para kepala desa membangun minimal 10 unit rumah melalui ADD. Berbagai sentuhan program diyakini menurunkan angka kemiskinan. Terbukti hingga kini angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 26 persen dari sebelumnya 34 persen.

Bukan hanya itu, indikator keberhasilan lainnya sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS), sektor Pendidikan dimana usia rata-rata pendidikan warga Sumba Timur meningkat dari lima tahun menjadi tujuh tahun.

Di bidang kesehatan, jelas Gidion, usia harapan hidup warga Sumba Timur meningkat dari 63 tahun menjadi 66 tahun. Sementara di sektor ekonomi, indikator pendapatan per kapita meningkat dari Rp 6 juta menjadi Rp 21 juta per tahun.

“Kita akui tingkat penyebaran ekonomi belum merata karena indikator ekonomi makro disesuaikan umur dan lainnya. Sehingga diharapkan untuk pemimpin yang akan datang lebih meningkatkan pendapatan masyarakat, sehingga indikator ekonomi makro lebih tinggi lagi,” pintanya (mg33/sam)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!