Sekjen Partai Hanura Kagumi NTT – Timor Express

Timor Express

METRO

Sekjen Partai Hanura Kagumi NTT

Musyawarah Daerah (Musda) III Partai Hanura NTT yang berlangsung Kamis kemarin dihadiri Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Hanura, Gede Pasek Suardika. Ia membuka secara resmi Musda Partai Hanura NTT yang dihadiri juga oleh Korwil Bali Nusra DPP Partai Hanura, Ibrahim A. Medah yang juga mantan anggota DPD RI.

Saat menyampaikan sambutan, Gede Pasek mengatakan tahun ini adalah tahun kebangkitan Partai Hanura. dan luar biasanya, kebangkitan Hanura dimulai dari NTT, tempat lahirnya Pancasila.

Pasek mengatakan saat ini Hanura mencanangkan tahun 2020 sebagai tahun persiapan konsolidasi menuju pemilu 2024. Untuk itu, semua kader Partai Hanura, baik di DPD, DPC, PAC maupun anak ranting di desa/kelurahan terus semangat dan aktif melakukan konsolidasi untuk memenangkan pertarungan politik Pilkada dan Pemilu mendatang. Kader partai atau non partai yang ingin maju dari Hanura tentu harus bekerja keras bersama partai pengusung untuk menang dalam hajatan pilkada.

“Musda NTT bertanda baik menuju Pemilu 2024. Perkuat konsolidasi untuk menangkan hajatan Pilkada. Saat ini Partai Hanura mulai bangkit dan bangkit dari tempat lahir Pancasila,” tandasnya.

Mantan kader Partai Demokrat ini mengatakan saat ini sedang mempersiapkan tahapan Konsolidasi Nasional (Konsolnas) untuk selanjutnya dimulai program kerja partai. Dia berkomitmen untuk lebih banyak melakukan konsolidasi keliling kampung untuk semua daerah provinsi. Sasaran awal konsolidasi untuk daerah yang perolehan kursi dan suara merosot pada pemilu 2019 lalu.

“Setelah konsolnas kita mulai program kerja partai. Saya sudah komitmen untuk turun ke daerah. Konsolidasi keliling dari daerah yang belum mendapat kursi. Saya turun untuk bereskan itu dulu. Ketua pusat akan datang ke daerah setelah semua terkonsolidasi dengan baik,” ungkapnya.

Menurut Pasek, bersama pimpinan partai politik yang tidak lolos parliamentary threshold, sudah duduk bersama berdiskusi terkait persiapan jelang pemilu yang akan datang. Hampir semua parpol mengalami nasib serupa Hanura. Walaupun tidak lolos parlementary threshold tetapi di tingkat provinsi dan kabupaten/kota cukup banyak yang duduk sebagai DPRD. Untuk Hanura saja sebanyak 807 anggota DPRD tersebar di Kabupaten/Kota dan Provinsi.

“Untuk pemilu 2024 tentu pemilu DPRD dan Pilpres tidak serentak. Tapi harus dengan sistem yang berbeda. Jelas kalau pemilu serentak tentu banyak korban, penyelenggara dan peserta pemilu ikut jadi korban,” ungkapnya.

Dia juga mengimbau sebagai kader tentu harus saling mendukung dan rendah hati serta ikhlas menerima jika ditempatkan di kepengurusan mana saja. Sebagai kader tentu tunjukkan kemampuan berbicara karena di mana saja harus bersuara. Itu yang diharapkan untuk tetap solid untuk besarkan Hanura ke depan.

Sementara Plt. Ketua DPD Partai Hanura NTT yang juga Korwil Bali Nusra DPP Partai Hanura, Ibrahim A. Medah mengaku bangga walau DPP menunjuknya menjadi pelaksana tugas DPD selama tiga bulan, tetapi berhasil sukseskan Musda hanya dalam tempo dua minggu. Tentu waktu sangat singkat untuk mulai persiapan hingga saat ini pelaksanaan Musda, tapi itulah berkat dukungan dan partisipasi semua sehingga Musda bisa terlaksana.

“Pelaksanaan Musda III kita hanya siap selama dua minggu sejak saya ditunjuk menjadi Plt. Saya bilang lebih cepat lebih baik karena ada tugas besar partai yang kita harus selesaikan dan harus sukses,” tandas Korwil Bali Nusra Partai Hanura ini.

Ibrahim yang juga mantan anggota DPD RI ini mengatakan semua partai memiliki tujuan untuk membangun daerah dan masyarakat. Sehingga perlu ada komunikasi yang baik lintas partai dan mendukung semua program yang pro kepentingan umum masyarakat. Jangan karena kita berbeda partai lalu bermusuhan, itu bukan sosok kader pemimpin yang tangguh.

“Apapun partainya intinya untuk tujuan masyarakat. Kalau berbeda partai tidak boleh saling bermusuhan. Mari kita bangun komunikasi yang baik bersatu untuk membangun NTT,” tandasnya.

Sementara itu, Sekda NTT, Benediktus Polo Maing saat membacakan sambutan Gubernur NTT, mengatakan pemerintah provinsi sangat mendukung setiap program kerja partai untuk kemajuan pembangunan daerah dan masyarakat NTT sesuai moto NTT bangkit NTT sejahtera.

Dikatakan, momentum Musda partai Hanura untuk mengevaluasi kepengurusan dan menyiapkan langkah stretagis program partai. Tentunya partai harus meningkatkan kemampuan komunikasi dengan pemerintah dan masyarakat sehingga bisa melaksanakan program kerja partai. Berbagai program pemerintah sudah dikerjakan diantaranya meningkatkan kualitas infrastruktur yang terus di genjot setiap tahun anggaran. Ditargetkan tahun 2021 semua jalan provinsi sudah selesai dikerjakan.

“Kita yakin Musda Partai Hanura berjalan sukses sesuai yang diharapkan. Program partai bersinergi dengan program pemerintah sejalan,” tandasnya.

Hadir dalam Musda III Partai Hanura NTT, Andre Garu pengurus DPP Hanura, Ketua DPD PDIP NTT Emelia Nomleni, Ketua DPD Gerindra NTT Esthon L. Foenay, Ketua Pengurus Harian Partai Golkar NTT, Muhamad Ansor, pengurus DPD I NTT Golkar, Anwar Pua Geno serta para calon Bupati wakil bupati dari 9 Kabuaten di NTT yang diusung Partai Hanura. (mg33/sam)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!