Tenda Isolasi Covid-19 Siap Dikirim – Timor Express

Timor Express

METRO

Tenda Isolasi Covid-19 Siap Dikirim

Stok APD Masih Kurang

KUPANG, TIMEX – Pemerintah Provinsi NTT menyiapkan empat unit tenda isolasi sebagai persiapan bila ada pasien yang positif corona virus (covid-19). Sejumlah tenda isolasi bertekanan negatif sedang di-packing untuk dikirim ke tiga RSU rujukan di NTT.

Kepala Biro Humas dan Protokoler Setda NTT, Marius Ardu Jelamu saat dikonfirmasi, Rabu (18/3) malam, mengatakan empat tenda isolasi disiapkan untuk mengantisipasi bila ada warga yang terjangkit virus korona. Dari empat tersebut, satu unit dikirim untuk RSUD W. Z.

Johannes, dua unit untuk RSU T.C. Hillers Maumere dan satu untuk RSUD Komodo Labuan Bajo. “Nah, tentu masih kurang, sehingga perlu tambahan lagi,” ujarnya.

Ia mejelaskan empat tenda isolasi memiliki tekanan negatif yang disiapkan untuk ditempatkan di ruang isolasi dalam. Tenda isolasi disiapkan sebagai antisipasi jika terjadi warga yang terpapar korona.

“Yang tersedia tenda ruang isolasi dalam bertekanan negatif. Ada juga tenda ruang isolasi di luar,” tandasnya.

Marius mengatakan saat ini NTT masih kekurangan alat pengaman diri (APD) seperti masker N-9, kacamata google, sarung tangan dan cairan hand sanitizer. Pemerintah masih berupaya untuk meminta bantuan dari pusat. “Stok APD masih kurang sehingga pihak RSU Johannes Kupang, melalui dana BLUD sudah pesan 200 set masker dari Denpasar. Kita harap barang ini cepat tiba sehingga bisa dipakai,” ujarnya.

Ia berharap tidak ada penimbunan alat pengaman seperti masker karena saat ini tidak ada lagi stok di distributor. Padahal selain tenaga medis, masyarakat juga sangat membutuhkan masker untuk waspada.

Terkait uji sampel, Marius menjelaskan saat ini terdapat dua maskapai yakni Garuda dan Transnusa bersedia untuk mengangkut sampel untuk pemeriksaan di Balitbangkes Kemenkes Jakarta. Namun, masih kesulitan karena ada daerah yang belum dijangkau penerbangan dua maskapai tersebut. “Kita juga masih kekurangan virus transport media. Sesuai standar WHO sampel harus aman saat diangkut untuk diperiksa di Jakarta sehinggga kita dorong Menkes perlu bantu,” kata Marius. (mg33/sam)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!