Mahasiswa Undana Belajar Pariwisata di China – Timor Express

Timor Express

PENDIDIKAN

Mahasiswa Undana Belajar Pariwisata di China

POSE. Rektor Undana, Prof.Fredrik L. Benu diapit Konjen RRT, Gou Haodong (kedua kanan), Ketua BPOD REI NTT, Bobby Lianto (kanan), Warek I Undana, Dr. Maxs U. E. Sanam (kedua kiri) dan Warek Bidang Kerja Sama dan Alumni, Ir. I Wayan Mudita (kiri) pose bersama usai pertemuan di ruang kerja Rektor Undana, Kamis (17/1).

INTHO HERISON TIHU/TIMEX

KUPANG, TIMEX-Konsulat Jenderal (Konjen) Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Denpasar Bali, Gou Haodong untuk pertama kali melakukan kunjungan ke Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Kamis (17/1). Kunjungan tersebut dalam rangka menggagas kerja sama Undana dengan beberapa Universitas di RRT.

Konjen yang saat itu didampingi staf dan Ketua Badan Pertimbangan Organisasi Daerah (BPOD) REI NTT, Bobby Lianto itu diterima Rektor Undana, Prof.Fredrik Benu di ruang kerjanya.

Hadir mendampingi rektor, yakni Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr.Maxs U. E. Sanam dan Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Alumni, Ir. I Wayan Mudita, Ph.D.

Dalam kunjungan itu, Gou Haodong mengundang Rektor Undana untukmelakukan kerja sama dengan beberapa Universitas di China soal pariwisata. Dia mengatakan, China banyak mengirim wisatawan ke luar negeri, termasuk Indonesia, meski belum terlalu banyak.

Gou Haodong mengaku dalam proses tersebut mengalami beberapa kendala. Misalnya, para pelaku wisata di Indonesia belum menguasai Bahasa dan Budaya China. Sehingga sulit menjalankan usaha pariwisata.

Jika selama ini Undana melakukan kerja sama dengan Universitas lain di luar negeri, dirinya juga mengundang Prof.Fred ke China untuk segera mewujudkan tawaran kerja sama itu.

“Selama ini Undana telah melakukan kerja sama dengan negara lain. Dan saat ini kami berharap upaya kerja sama yang kami tawarkan ini bisa terwujud,” kata Gou Haodong.

Rektor Undana, Prof. Fredrik Benu pada kesempatan tersebut menyambut baik Undangan Konjen RRT tersebut. Pasalnya, jika kerja sama itu terwujud, anak-anak NTT akan belajar pariwisata di China, termasuk soal bahasa maupun budayanya.

Prof. Fred jelaskan, Undana selama ini telah menjalin kerja sama dengan beberapa Universitas di Australia, maupun Timor Leste. Namun, belum sekalipun melakukan kerja sama dengan perguruan tinggi di China menyangkut pariwisata.

Apalagi, program Gubernur NTT sekarang adalah menjadikan pariwisata sebagai penggerak utama (prime mover) pembangunan NTT. Sehingga, menurutnya generasi muda Indonesia, khususnya NTT akan dikirim ke China untuk belajar. Kemudian pulang untuk membangun pariwisata NTT.

“Dalam waktu dekat, saya akan berkunjung ke China sesuai undangan, untuk mewujudkan kerja sama ini. Karena kerja sama tersebut dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui bidang pariwisata seperti yang diharapkan pemda,” ungkap Prof. Fred.

Hal senada disampaikan Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Ir. I Wayan Mudita. Menurut dia, ini merupakan kesempatan yang baik bagi Undana untuk melakukan kerja sama, dalam rangka mendukung pariwisata NTT.

I Wayan mengaku, belum banyak Universitas yang menjalin kerja sama dengan pemerintah Tiongkok yang digagas Konjen Gou Haodong, khsusnya untuk belajar pariwisata di China. Untuk itu, ia mengaku, ditugaskan Rektor, Prof. Fred untuk mengkomunikasikan langkah kerja sama selanjutnya.

“Jadi nanti saya akan komunikasikan dengan Kantor Urusan Internasional.Karena ini keraja sama internasional, jadi Kantor Urusan Internasaional yang akan menghandle semua,” ujarnya.

Ditanya soal perguruan tinggi apa saja dan berapa jumlah perguruan tinggi yang akan menjalin kerja sama dengan Undana, Dosen Pertanian Undana itu mengaku, hal itu akan dibicarakan pada pertemuan selanjutnya. “Seperti apa hasilnya, kami akan sampaikan selanjutnya usai pertemuan antara Rektor, Prof. Fred dan Konjen, Gou Haodong di China.(mg29/cel)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!