Bupati Sabu Dilantik tanpa Wakil – Timor Express

Timor Express

NASIONAL

Bupati Sabu Dilantik tanpa Wakil


Hari Ini Gubernur Lantik 4 Bupati

KUPANG, TIMEX – Pelantikan bupati-wakil bupati di empat kabupaten hari ini masih meninggalkan sejumlah pekerjaan rumah. Bupati Sabu Raijua, Nikodemus Rihi Heke dilantik tanpa wakil.

Ketiadaan wakil bupati di Sabu Raijua menambah satu lagi daftar kabupaten tanpa wakil bupati, yakni sebelumnya Kabupaten Malaka. Bupati Malaka, Stef Bria Seran sudah tanpa wakil sejak September 2017 karena ditinggal wakilnya, Daniel Asa yang meninggal. Keduanya dilantik Februari 2016.

Sementara Nikodemus Rihi Heke sebelumnya merupakan wakil bupati Sabu Raijua mendampingi Marthen Dira Tome. Keduanya dilantik oleh Gubernur NTT saat itu, Frans Lebu Raya pada Februari 2016.
Namun Marthen Dira Tome tersandung kasus korupsi, dan sudah dipenjara dengan kekuatan hukum tetap. Marthen ditangkap Komisi Pemberantas Korupsi pada November 2016 atau sembilan bulan usai dilantik.

Nikodemus kemudian diangkat menjadi pelaksana tugas bupati. Dan, setelah lebih dari dua tahun, Menteri Dalam Negeri memutuskan untuk mengangkat Nikodemus Rihi Heke menjadi bupati Sabu Raijua.
Nikodemus yang diwawancara Timor Express terkait calon wakilnya belum mau berkomentar banyak. “Nanti kita lihat dulu. Soalnya kami waktu itu maju independen. Tidak didukung partai politik,” kata Nikodemus Selasa (12/2).

Dalam pilkada serentak 2016, Marthen Dira Tome-Nikodemus Rihi Heke maju independen. Namun setelah mendaftar ke KPU, keduanya mendapat dukungan politik dari beberapa partai politik. Di antaranya Partai Golkar dan partai Nasdem.

Setelah terpilih, Marthen Dira Timor diberi mantan sebagai Ketua DPD Nasdem Sabu Raijua. Sementara Nikodemus Rihi Heke menjadi Ketua DPD II Golkar Sabu Raijua.

Ditanya terkait kemungkinan usulan wakilnya dari partai politik, Nikodemus memberi sinyal berbeda. “Dari partai mana? Kan kami maju independen,” sambung dia.

Nikodemus sendiri sudah mempersiapkan diri untuk maju pada pilkada Sabu Raijua pada 2020 mendatang. Tahapan pilkada akan dimulai September 2019. Dan, Nikodemus sendiri sudah melamar ke partai Golkar sebagai bakal calon bupati.

Dikejar lagi soal kemungkinan memilih wakil bupati untuk pendampingnya, Nikodemus menjawab diplomatis. “Kalau ada wakil dari sekarang, ada untung dan ada ruginya. Jadi kita lihat saja dulu,” tutupnya.

Selain kedua kabupaten tersebut, Kabupaten Ngada saat ini dipimpin Wakil Bupati Paulus Soliwoa. Sementara bupati Ngada nonaktif, Marianus Sae sebelumnya tersandung kasus korupsi yang ditangani KPK pada Februari 2018 lalu.

Plt. Kepala Biro Tatapem Setda NTT, Michael Fernandez kepada Timor Express mengaku sudah mengusulkan pemberhentian Marianus Sae. Selanjutnya, Paulus Soliwoa akan diusulkan untuk menjadi bupati. Bupati dan wakil bupati Ngada dilantik pada Februari 2016 bersama delapan bupati lain.

Sesuai jadwal, hari ini Gubernur Viktor Laiskodat akan melantik pasangan bupati-wakil bupati TTS, EP Tahun-Army Konay, pasangan bupati-wakil bupati Manggarai Timur Agas Andreas-Jaghur Stefanus dan pasangan bupati-wakil bupati Rote Ndao Paulina Haning Bullu-Stef Saek serta Bupati Sabu Raijua Nikodemus Rihi Heke. Pelantikan akan berlangsung di Aula Utama El Tari Kupang. (cel/sam)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!