Tanda Kekurangan Vitamin K – Timor Express

Timor Express

KESEHATAN

Tanda Kekurangan Vitamin K

Jangan hanya vitamin A, B, C, dan E saja yang Anda perhatikan ya, tetapi penuhi juga kebutuhan vitamin K. Ada tanda-tanda yang perlu diwaspadai saat tubuh kekurangan vitamin K. Apa saja?

Tanda-tanda Anda kekurangan vitamin K
Baik anak maupun orang dewasa sama-sama berisiko mengalami kekurangan vitamin K. Beberapa tanda defisiensi vitamin K yang perlu diwaspadai antara lain:

1. Darah pada luka sulit membeku
“Biasanya tanda paling mencolok seseorang kekurangan vitamin K adalah ketika perdarahan sulit berhenti atau butuh waktu lebih lama. Darah akan terus mengucur,” terang dr. Devia Irine Putri dari KlikDokter.

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Universitas Florida, Amerika Serikat, ketika darah pada luka Anda tidak membeku dengan cepat, Anda dapat kehilangan banyak darah. Ini bisa berbahaya, bahkan dapat mengancam nyawa.

2. Sering muncul memar di tubuh
“Orang yang kekurangan vitamin K sering muncul biru-biru di tubuhnya, seperti memar. Itu merupakan pendarahan di bawah kulit dan bisa berlangsung lama jika dibandingkan orang-orang yang tidak mengalami kekurangan vitamin K,” kata dr. Devia lagi.

3. Kehilangan kekuatan tulang
Vitamin K dapat berperan dalam kesehatan tulang. Ada beberapa penelitian menghubungkan mengonsumsi vitamin K dalam jumlah yang lebih besar dengan kepadatan mineral tulang yang lebih tinggi, dan risiko patah tulang pinggul yang lebih rendah.

4. Radang sendi
Pada mereka yang mengalami defisiensi vitamin K, tulang dan tulang rawan mungkin tidak akan mendapatkan semua mineral yang dibutuhkan. Jika dibiarkan, kondisi tersebut bisa mengarah pada risiko osteoartritis atau radang sendi.

5. Menderita penyakit celiac atau gangguan gastrointestinal lainnya
Mereka yang memiliki gangguan pencernaan tertentu atau sindrom malabsorpsi mungkin mengalami masalah dalam penyerapan vitamin K. Misalnya fibrosis kistik, kolitis ulseratif, pankreatitis kronis, penyakit radang usus, sindrom usus pendek, dan sumbatan pada saluran usus.

Selain itu, orang-orang yang pernah menjalani operasi bariatrik atau bypass lambung juga lebih berisiko mengalami defisiensi vitamin K.

6. Masalah jantung
Ketika kadar vitamin K rendah, kalsium dapat disimpan dalam jaringan lunak seperti arteri, bukannya di tulang. Ini mungkin tidak hanya berkontribusi pada tulang yang lemah, tapi bisa juga mengganggu jantung Anda. Kondisi ini disebut dengan kalsifikasi vaskular yang merupakan faktor risiko penyakit jantung koroner. Orang dengan penyakit ginjal kronis memiliki risiko kalsifikasi vaskular yang lebih tinggi.

7. Konsumsi obat-obatan tertentu
Obat-obatan seperti cholestyramine dan colestipol membantu menurunkan kadar kolesterol dengan mencegah penyerapan kembali asam empedu. Selama proses ini, obat-obatan jenis itu juga dapat menurunkan kemampuan penyerapan vitamin, termasuk vitamin K.

Itulah tanda-tanda Anda kemungkinan mengalami kekurangan vitamin K. Untuk mencegahnya, para ahli gizi menyarankan untuk memenuhi kebutuhan vitamin tersebut sebanyak 120 mcg pada pria dan 90 mcg pada wanita. Beberapa makanan, termasuk sayuran berdaun hijau, diketahui sangat tinggi vitamin D dan konsumsinya dapat memenuhi kebutuhan vitamin K dalam sekali makan.(RN/ RVS/klikdokter/jpg/ito)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!