Eusebio-Kristina Bersaing Ketat – Timor Express

Timor Express

POLITIK

Eusebio-Kristina Bersaing Ketat

ILUSTRASI AMA LADO/TIMEX

Pilkada TTU 2020

Jadi Calon Bupati TTU dari Partai Nasdem

KEFAMENANU, TIMEX – Partai Nasional Demokrat (Nasdem) menyuguhkan dinamika menarik di Pilkada TTU 2020. Dua figur yang dimunculkan cukup menarik perhatian publik.

Kedua figur tersebut, yakni mantan Komandan Kodim TTU, Eusebio Hornai Rebelo dan Kristina Muki yang merupakan istri Bupati TTU Raymundus Sau Fernandes. Keduanya disebut-sebut menguat di internal Partai Nasdem.

Nasdem sebagai partai pemenang di TTU dengan meraih 8 kursi DPRD memenuhi syarat untuk mengusung sendiri calon tanpa koalisi. Oleh karena itu, partai ini bakal tanpa beban menetapkan siapa calon bupati dan wakil bupatinya.

Kristina Muki merupakan kader muda dari Partai Nasdem yang berhasil lolos ke Senayan pada Pemilu 2019. Sedangkan Eusebio Hornai Rebelo selama ini menjabat sebagai Sekjen Akademi Bela Negara (ABN) Sekolah Kader milik Partai Nasdem yang berkedudukan di Jakarta.

Kedua kader tersebut dianggap sama-sama memiliki pengalaman yang cukup memadai sehingga dianggap pantas dan layak melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan di Kabupaten TTU.

Terkait ini, Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten TTU, Josep Tasi kepada Timor Express, Kamis (26/9) menjelaskan sebagai partai pemenang Pemilu 2019 di Kabupaten TTU, Partai Nasdem memiliki andil untuk mengusung kader partai mengikuti Pilkada TTU 2020.

Dikatakan, terdapat beberapa nama kader partai Nasdem yang sementara beredar di masyarakat sebagai bakal calon Bupati TTU periode 2020-2025. Namun nama Kristina Muki dan Eusebio Hornai Rebelo dinilai lebih layak. “Nasdem pasti usung figur sendiri. Bisa juga bakal calon bupati dan wakil bupati dari Partai Nasdem semua. Entah Eusebio Hornai Rebelo atau Kristina Muki semua keputusan ada pada DPP Nasdem,” tutur Josep.

Josep menjelaskan, dalam rapat Partai Nasdem yang digelar 24 Agustus 2019 ada isyarat agar partai besutan Surya Paloh ini harus mengutamakan kader. Apabila ada kader yang bersedia maju sebagai bakal calon bupati maupun bakal calon wakil bupati, wajib hukumnya partai memberikan dukungan penuh.

Hal tersebut dilakukan agar kader partai yang selama ini berproses di partai mendapatkan penghargaan. Namun apabila nonkader atau kader partai lain yang diusung, maka apabila terpilih tentu akan memperhatikan kepentingan pribadi dan kelompoknya.
“Yang pasti Partai Nasdem akan usung kader. Kalau kader yang diusung dan menang tentu akan melihat partainya. Namun kalau nonkader atau kader partai lain yang pasti partai ini akan senasib dengan kejadian di Kabupaten Malaka dan juga daerah lainnya,” Jelasnya.

Menurut Josep, kader partai Nasdem yang dianggap pantas dan layak untuk menjadi bakal calon bupati TTU Periode 2020-2025 itu yakni Eusebio Hornai Rebelo dan Kristina Muki. Meski kedua kader ini masih muda usianya di dunia politik, namun memiliki kemampuan yang memadai untuk melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan Bupati Raymundus Sau Fernandes.

Josep menegaskan, figur yang akan diusung oleh Partai Nasdem untuk menjadi bakal calon Bupati TTU harus tegas, disiplin dan bertanggung jawab sehingga dapat membawa daerah ini menuju perubahan yang lebih baik lagi. “Kader yang akan diusung Partai Nasdem itu harus tegas, disiplin dan bertanggung jawab. Kita ingin apabila Kader partai yang memimpin daerah ini harus mampu membuat terobosan-terobosan baru yang membawa perubahan di daerah ini,” ujarnya.

Terkait kesiapan kedua kader partai Nasdem itu, jelas Josep, Eusebio sudah memberikan sinyal positif untuk maju sebagai calon bupati TTU. Bahkan dirinya pun sudah melobi sekaligus meminta restu dari petinggi Partai Nasdem seperti Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh dan juga Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat.

Sedangkan untuk Kristina Muki, tambah Josep, sejauh ini pihaknya belum mendapatkan kejelasan dari yang bersangkutan. Namun informasi yang beredar dirinya bersama tim sementara gencar melakukan sosialisasi diri di pelosok-pelosok daerah ini.

“Pak Eusebio sudah telepon saya dan menyatakan kesiapan untuk maju sebagai bakal calon bupati TTU, bahkan dirinya juga sudah bertemu Bapak Surya Paloh dan Viktor Bungtilu Laiskodat untuk meminta restu dan dukungan,” kata Josep.

Sementara itu, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPW Partai Nasdem NTT, Alex Ena mengatakan Kabupaten TTU bersama lima kabupaten lainnya akan membuka pendaftaran calon bupati dan wakil bupati pada 1-5 Oktober 2019. Sedangkan tiga kabupaten lainnya tidak lagi dibuka pendaftaran. Tiga kabupaten tersebut yakni Ngada, Belu dan Manggarai Barat.

Menurutnya, sejumlah tahapan yang harus dilaksanakan, yakni menerima pendaftaran, verifikasi dan rapat pleno untuk menetapkan balon yang lolos administrasi. Hasilnya dikirim ke DPW Nasdem NTT untuk dilanjutkan ke tahap selanjutnya. “Selanjutnya pemaparan visi misi dan survei. Tahapan yang penting, yakni survei sebagai salah satu syarat,” jelas Alex Ena yang juga mantan anggota DPRD NTT itu. (mg26/sam)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!