Seruduk Minibus, Sopir Truk Tewas – Timor Express

Timor Express

KUPANG METRO

Seruduk Minibus, Sopir Truk Tewas

LAKALANTAS MAUT. Kondisi mobil dump truck dan Toyota Rush yang mengalami lakalantas tampak ringsek. Akibat lakalantas ini, pengemudi dump truck Agustinus Seran langsung tewas di TKP di Jalan Piet Tallo, Kelurahan Oesapa Selatan, Kota Kupang, Selasa (1/10).

IMRAN LIARIAN/ TIMEX

Melaju dengan Kecepatan Tinggi
Tren Lakalantas Meningkat

KUPANG, TIMEX – Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) maut kembali terjadi. Kali ini di Jalan Piet A. Tallo, Selasa (1/10), sekira pukul 14.00, tepatnya di depan Hotel Sahid T-More, Kelurahan Oesapa Selatan, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Lakalantas ini melibatkan minibus dan dump truck dengan nomor polisi (Nopol) DH 9148 AH warna kuning yang dikemudikan Agustinus Seran (29) asal Kabupaten Malaka didampingi seorang rekannya Siprianus Falo (29). Sementara kendaraan minibus merk Toyota Rush warna hitam dengan nomor polisi DH 1957 AS dikemudikan Alfian Saragih (49).

Akibat kejadian tersebut, Agustinus tewas di tempat. Sedangkan rekannya Siprianus Falo menderita luka lecet sehingga langsung dilarikan ke rumah sakit. Alfian Saragih juga mengalami luka lecet.

Peristiwa ini bermula ketika dump truck yang dikemudikan Agustinus Seran melaju dari arah Patung Kasih dan mengarah ke jembatan Liliba. Truk tersebut melaju dalam kecepatan tinggi. Saat tiba di depan Hotel Sahid T-More, sopir tak mampu mengendalikan laju kendaraan. Di saat bersamaan, minibus yang dikemudikan alfian sedang parkir di tepi jalan bagian kanan. Akibatnya tabrakan tak terhindarkan.

Dump truck langsung menghantam bagian belakang minibus. Akibatnya, bagian depan mobil dump truck rusak berat. Demikian pula minibus kondisinya ringsek. Mobil dump truck pun terpental ke boulevard. Sementara minibus terguling sebanyak dua kali dengan posisi miring ke kiri.

Pengemudi minibus Alfian Saragih mengaku sebelum terjadi lakalantas, dirinya sementara melaju dari arah Kelurahan Penfui menuju Bundaran Tirosa. Tiba tempat kejadian perkara, ia memarkir mobil yang dikemudikan di sisi kanan jalan. Namun tiba-tiba saja, dari arah belakang muncul dump truck dan langsung menabrak bagian belakang mobil yang dikemudikannya. “Mobil saya ditabrak dari arah belakang dan terguling dua kali. Saya hanya mengalami luka ringan. Tapi mobil saya rusak berat,” ungkap Alfian.

Ian menjelaskan kecelakaan lalulintas itu terjadi begitu cepat. “Saya tidak punya firasat sebelumnya bahwa akan terjadi lakalantas ini. Tiba-tiba saja saya kaget karena dengar bunyi hantaman dari arah belakang mobil saya,” jelas Alfian.

Sejumlah warga yang ditemui di lokasi kejadian mengaku bahwa sebelum terjadi lakalantas, minibus merk Toyota Rush dan mobil dump truck bergerak dari arah yang sama, yakni dari Tugu Kasih menuju arah jembatan Liliba. “Kita lihat tidak ada bekas rem di jalan. Mobil dump truk tidak rem dan langsung tabrak mobil di depan (mini bus Toyota Rush),” kata Matius Senge, salah satu warga yang ditemui di TKP kemarin.

Terpisah, Kasat Lantas Polres Kupang Kota, Iptu Rocky Junasmi, SIK menjelaskan pihaknya masih mengidentifikasi sopir dump truck yang meninggal dunia. “Identitas korban meninggal adalah Agustinus Seran (29) asal Kabupaten Malaka. Sementara rekannya Siprianus Falo (29). Barang bukti mobil minibus Toyota Rush dan dump truk merk Mitsubishi sudah kita amankan dan kita evakuasi ke kantor Sat Lantas Polres Kupang Kota,” tandas mantan Kasat Lantas Polres Manggarai ini.

Sementara itu, data dari Polda NTT, tren Lakalantas di wilayah hukum Polda NTT tahun 2018 mengalami peningkatan sebesar 62 persen dibanding data lakalantas tahun 2017.

Jumlah lakalantas tahun 2018 ada 213 kasus, dibanding jumlah di tahun 2017 sebanyak 131 kasus. Ada peningkatan 82 kasus.
Jumlah korban meninggal dunia juga meningkat di tahun 2018, dimana ada 41 korban tewas, dibanding tahun 2017 sebanyak 35 korban.

Ada kenaikan enam korban, sehingga tren korban meninggal dunia meningkat 17,14 persen. Jumlah korban luka berat juga meningkat 29 kasus atau 72,5 persen, dimana terdapat 69 korban luka berat di tahun 2018, dibanding 40 korban di tahun 2017.

Sementara itu, jumlah korban luka ringan pun meningkat sebanyak 105 orang, dengan jumlah 274 di tahun 2018. Jika dibanding jumlah tahun 2017 sebanyak 169 korban, maka terjadi tren peningkatan sebesar 62,13 persen.

Belum ada data resmi jumlah Lakalantas di wilayah hukum Polda NTT hingga Oktober 2019. Namun, sejauh catatan koran ini, khusus Kota Kupang sendiri sudah terjadi puluhan lakalantas. (mg22/gat/sam)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!