Perzinahan, Anggota Dewan Ronda Disel – Timor Express

Timor Express

METRO

Perzinahan, Anggota Dewan Ronda Disel

DEWAN DIEKSEKUSI. Olafbert Arians Manafe saat diamankan pihak Kejaksaan Negeri Kota Kupang, Senin (7/10).

INTHO HERISON TIHU/TIMEX

Dihukum 6 Tahun Penjara
Ajukan Peninjauan Kembali

KUPANG, TIMEX – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kupang mengeksekusi terpidana Olafbert Arians Manafe alias Papi Manafe. Papi yang merupakan anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao Periode 2019-2024 ini diamankan di salah satu rumah makan di Jalan W. J. Lalamentik, Kelurahan Oebufu, Kupang, Senin (7/10). Saat diamankan,ia hendak memesan makanan.

Terpidana yang terlibat kasus perzinahan ini diamankan atas putusan peninjauan kembali nomor: 91/PID/2019/PT.Kpg jo putusan Pengadilan Negeri Kelas 1A Kupang nomor 107/Pid.B/2019/PN.Kpg.

Kuasa hukum pihak korban, Mardan Y. Nainatun, saat dikonfirmasi Timor Express memberikan apresiasi kepada pihak Kejari Kota Kupang dalam mengeksekusi putusan pengadilan secara baik dan adil. “Sebagai kuasa hukum dari pihak korban, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya untuk bapak Kajari Kota Kupang dan bapak kasi pidum dalam hal tindakan eksekusi terhadap terpidana ini,” ujarnya.

Ia berpendapat, hukum telah ditegakkan secara adil tanpa pandang bulu dan tanpa intervensi pihak manapun. Meskipun status terpidana saat ini adalah seorang anggota DPRD dari Partai Nasdem Kabupaten Rote Ndao. “Kita perlu angkat topi untuk pihak Kejari Kota Kupang yang dalam tindakannya memang tanpa ada intervensi politik apapun,” tandasnya.

Terkait status terpidana sebagai anggota DPRD Rote Ndao, pihaknya menyerahkan kembali pada mekanisme partai yang ada. “Kami yakin bahwa partai Nasdem ini adalah partai yang memiliki komitmen kuat dalam menyalurkan kader terbaik yang secara moral dan akhlak tidak bermasalah untuk sebagai penyalur aspirasi masyarakat. Oleh karenanya dengan adanya status terpidana yang menjalani hukuman pidana penjara saat ini, kami menyerahkan sepenuhnya sesuai dengan mekanisme dan proses yang berlaku di partai,” tegasnya.

Hal senada juga disampaikan kuasa hukum terpidana, Cors Nakmofa membenarkan kejadian penahanan kliennya itu. Sebagai terpidana kliennya patuh terhadap hukum dan terbukti bahwa kliennya tidak melawaan saat diamankan oleh pihak kejaksaan. Dijelaskan bahwa kliennya akan menjalani hukuman selama 6 bulan dan saat ini pihaknya juga melakukan upaya peninjauan kembali (PK). “Kita sempat mengajukan upaya penundaan eksekusi namun ditolak, lalu hari ini dilakukan eksekusi tapi besok kita mulai sidang PK,” ujarnya.

Terpisah, Kajari Kota Kupang Oder Maks Sombu yang dikonfirmasi di kantornya, Senin (7/10), mengatakan, eksekusi dilakukan setelah ada putusan yang berkekuatan hukum tetap. “Jadi putusan banding dari Pengadilan Tinggi Kupang sudah incrah. Tidak ada alasan lagi untuk menunda eksekusi,” kata Oder yang didampingi Kasi Pidum Kejari Kota Kupang Arry Verdiana.

Menurut mantan Kajari Sumba Timur itu, putusan banding Pengadilan Tinggi Kupang tertanggal 6 Agustus 2019, dimana Papi Manafe dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 284 Ayat 1 ke-2 huruf a KUHP dan dijatuhi hukuman pindana penjara selama 6 bulan.

Sementara, Suryanti Dafa yang adalah pasangan zinah Papi Manafe sejak awal menerima putusan Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1A Kupang yang menjatuhkan hukuman pidana penjara 4 bulan dalam masa percobaan selama 8 bulan. Suryanti tidak melakukan upaya banding.

Kasi Pidum Kejari Kota Kupang Arry Verdiana, menambahkan, terpidana Papi Manafe dieksekusi saat tengah makan siang bersama penasihat hukumnya George Nakmofa di salah satu rumah makan di Jl. W.J. Lalamentik, tak jauh dari kantor Bank NTT Pusat. “Yang bersangkutan kita eksekusi sekitar jam 1 siang, dan langsung dibawa ke Lapas Kelas 2A Kupang,” kata Arry sembari menambahkan, terpidana bersikap koperatif saat dieksekusi. (mg29/sam)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!