Menengok Kegiatan “Perilaku Pertanian” SMK-PP Negeri Kupang – Timor Express

Timor Express

PENDIDIKAN

Menengok Kegiatan “Perilaku Pertanian” SMK-PP Negeri Kupang

BELAJAR TERAMPIL. Siswa-siswi SMK-PP Negeri Kupang serius mengurus tanaman dalam kegiatan “Perilaku Pertanian” di lahan sekolah itu, Jumat (11/10). (FOTO: Dok SMK-PP Neg. Kupang)

Kepala Sekolah: Bentuk Komitmen Hasilkan SDM Pertanian Unggul

OELAMASI-Jika berjalan-jalan di lahan sekitar asrama Cendrawasih dan asrama Komodo, Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan (SMK-PP) Negeri Kupang, akan terlihat pemandangan berbeda. Kesan yang didapat ialah pemandangan hijau, segar dan asri. Walaupun saat ini di wilayah NTT, khususnya di Kabupaten Kupang sedang mengalami kekeringan akibat musim kemarau.

Saat memandangi bedeng-bedeng yang berjajar rapi dengan ditumbuhi aneka jenis tanaman sayuran, mata seakan enggan berpaling. Tanaman sayur bayam, kacang panjang, kangkung, pare, sawi, pakcoy, selada keriting, kailan, tomat, cabe, sampai hijauan pakan ternak yakni rumput odot tumbuh subur dan segar. Suatu bukti bahwa meski daerah ini kering, namun jika ada upaya dan kerja keras, akan menghasilkan sesuatu yang bernilai ekonomis.

Hal ini mampu ditunjukkan para siswa SMK-PP Negeri Kupang yang tengah menekuni ilmu pertanian tingkat sekolah menengah kejuruan. Saban hari, setiap pukul 05.00 Wita pagi, para siswa kelas X dan XI sibuk di lahan tersebut. Mereka ada yang menyiram, ada yang betugas memupuk tanaman itu. Bagi pihak sekolah terutama para siswa, meski musim kemarau, hawa menjadi panas dan kering, namun tanaman harus tetap subur, hijau dan menghasilkan.

Para siswa yang mengusahakan tanaman ini didampingi guru pembina sekaligus pembimbing asrama, Nikodemus Usfinit dan Adyanto Banamtuan.
Menurut kedua pengajar ini, apa yang dilakukan oleh para siswa tersebut, di SMK-PP Negeri Kupang dikenal dengan istilah “Perilaku Pertanian”.

Menurut Nikodemus, kegiatan ini telah dimulai sejak pertengahan Agustus 2019 lalu, dan merupakan kegiatan Bidang Kesiswaan yang didukung seluruh komponen SMK-PP Negeri Kupang.

Dijelaskan bahwa kegiatan ini didasari keinginan untuk mengembangkan keterampilan siswa-siswi dalam bidang agribisnis. “Keterampilan agribisnis tentu tidak dapat dilatih hanya dengan membaca buku, tetapi melalui praktik secara terus menerus,” kata Nikodemus.

Adyanto Banamtuan menambahkan, kegiatan “Perilaku Pertanian” di SMK-PP Negeri Kupang ini diawali dengan penentuan lahan. Setelah itudilaksanakan persiapan lahan yang dikerjakan secara bersama oleh para siswa. Setelah kurang lebih dua minggu, akhirnya lahan siap ditanami.

Disebutkan bahwa kegiatan budidaya tanaman pertanian ini dilakukan tanpa menggunakan obat-obat atau bahan kimia. Pupuk yang digunakan adalah pupuk kandang yang diambil dari instalasi ayam, sapi, dan kambing.

Setelah sebulan menanam, hasil panen berupa sayur kangkung dan bayam kemudian dijual oleh siswa ke lingkungan internal SMK-PP Negeri Kupang. Uang hasil panen akan dikelola sebagai uang kas dan digunakan untuk keperluan siswa-siswi.

Dalam kegiatan “Perilaku Pertanian” ini, tambah guru pembina, setelah para siswa menyiram dan memupuk tanaman, di akhir kegiatan para siswa berdiskusi dengan pembimbing/pembina.

Kepala SMK-PP Negeri Kupang, Ir. Stepanus Bulu, MP mengatakan, kegiatan “Perilaku Pertanian” merupakan salah satu bentuk perwujudan komitmen SMK-PP Negeri Kupang untuk benar-benar menghasilkan sumber daya manusia (SDM) bidang pertanian yang unggul. Unggul tidak saja dalam hal teori, namun praktik/ketrampilan.

“Kegiatan Perilaku Pertanian ini merupakan kegiatan positif yang harus terus didukung dan difasilitasi agar berlanjut. Itu sudah menjadi komitmen dari SMK-PP Negeri Kupang,” jelas Stepanus Bulu saat mengunjungi lahan “Perilaku Pertanian”, Jumat (11/10) pagi.

Stepanus mengharapkan agar kegiatan “Perilaku Pertanian” ini tak cuma terbatas pada siswa kelas X dan XI, tapi juga melibatkan siswa-siswi kelas XII.

Kepala Sekolah memberi apresiasi karena selama sebulan sejak penanaman, tanaman yang sudah dipanen dijual dan menghasilkan nilai ekonomi, dimana hasilnya untuk mendukung kegiatan para siswa itu sendiri. (*/aln)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!