SMK-PP Negeri Kupang Ikut Jambore Milenial di Jabar – Timor Express

Timor Express

PENDIDIKAN

SMK-PP Negeri Kupang Ikut Jambore Milenial di Jabar

PAMER PRODUK NTT. Dua siswa SMK-PP Negeri Kupang, Nikolaus Oemolos dan Claris Tanmenu memamerkan produk unggulan khas NTT, Sambal Lu'at, stik Kelor dan stik Ubi Ungu pada Jambore Milenial Pelaku dan Pendamping Pembangunan Pertanian di Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Cibodas, Cianjur, Jawa Barat, 17-18 Oktober lalu. (FOTO: Dok SMK-PP Neg. Kupang)

Tampilkan Produk Khas NTT

OELAMASI-Pada 17 – 18 Oktober 2019, Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan (SMK-PP) Negeri Kupang mengikuti Jambore Milenial Pelaku dan Pendamping Pembangunan Pertanian yang digelar di Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Cibodas, Cianjur, Jawa Barat.

Kegiatan yang diadakan Badan Penyuluhan dan Pengembagan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian (Kementan) RI ini bertema: “Membangun SDM Pertanian Berdaya Saing Menuju Pertanian Modern”.

Kepala BPPSDMP Kementan RI, Prof. Dedi Nursyamsi dalam acara tersebut mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi, menumbuhkembangkan wirausahawan, serta meningkatkan jejaring kerjasama dan keimtraan.

Peserta yang hadir dalam Jambore itu ialah pendamping, pelaku, dan praktisi pertanian seperti penyuluh pertanian, tenaga fungsional seperti dosen, guru, widyaiswara, penyuluh swadaya serta P4S. Tidak hanya itu, hadir pula komponen kelompok tani dan gabungan kelompok tani, tokoh petani, siswa penerima PWMP hingga mahasiswa. Lebih kurang 1500 pengunjung hadir dalam acara tersebut.

Utusan SMK-PP Negeri Kupang yang menghadiri kegiatan ini ialah perwakilan siswa penerima PWMP yakni Nikolaus Oemolos dan Claris Tanmenu. Mereka didampingi drh. Luh Made Destriyana, M.Si, dan Memory Thobe, S.Pt, serta Kepala SMK-PP Negeri Kupang, Ir. Stepanus Bulu, MP.

Kepala SMK-PP Negeri Kupang, Ir. Stepanus Bulu, MP mengatakan, dalam acara ini, terdapat kegiatan penetapan 21 Duta Petani Milenial beserta pameran produk pertanian berkualitas ekspor dari pengusaha pertanian di seluruh Indonesia.

Menurut Stepanus Bulu, SMK-PP Negeri Kupang menampilkan produk khas Nusa Tenggara Timur (NTT) yakni sambal lu’at, stik kelor, dan stik ubi ungu.

“Ini merupakan era Revolusi Industri 4.0, SDM pertanian harus berlomba menciptakan produk pertanian yang tidak hanya baik kualitasnya, tetapi juga memenuhi persyaratan ekspor,” jelas Stepanus Bulu.
Stepanus berharap siswa-siswi SMK-PP Negeri Kupang mampu menjadi job kreator dan dapat memberdayakan masyarakat di daerahnya, serta tidak lupa menjaga kelestarian alam.

Sementara Nikolaus dan Claris sendiri mengaku senang mendapat kepercayaan mewakili sekolahnya mengikuti kegiatan Jambore Milenial tersebut.

“Kami senang menjadi utusan sekolah di kegiatan ini, selain bisa menambah wawasan dan pengetahuan baru, juga bisa bertemu dengan banyak teman-teman baru, dan melihat berbagai produk pertanian yang unik”, jelas keduanya. (*/aln)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!