PPP Dukung Paket Sahabat – Timor Express

Timor Express

POLITIK

PPP Dukung Paket Sahabat

Pilkada 2020

AT-AH Klaim Bakal Didukung Lima Parpol

ATAMBUA, TIMEX – DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Belu menyatakan mendukung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Belu Willybrodus Lay-J. T. Ose Luan (Sahabat). Ini sesuai dengan hasil Musyawarah Cabang Khusus (Muscabsus) DPC PPP Kabupaten Belu, Sabtu (11/1).

Sebanyak tiga pasangan bakal calon bupati-wakil bupati Belu yang mengikuti fit and proper test yang diselenggarakan DPC PPP Belu, Sabtu pagi. Ketiga paslon tersebut, yakni Willybrodus Lay-J. T. Ose Luan (Sahabat), Agus Taolin-Aloysius Haleserens (AT-AH) dan Apolinario Da Silva-Marsianus Loe Mau.

Dua paslon yaitu Sahabat dan AT-AH mengikuti seluruh proses Muscabsus mulai dari pemaparan visi-misi di hadapan peserta Muscabsus hingga fit and proper test. Sedangkan paslon Apolinario Da Silva-Marsianus Loe Mau tidak sempat menyampaikan visi-misi. Paslon ini datang ke arena Muscabsus sekira pukul 17.00 setelah dua paslon lainnya menyelesaikan dua agenda utama Muscabsus DPC PPP Belu. “Paket Apolinario Da Silva-Marsianus Loe datang terlambat sehingga mereka tidak ikut pemaparan visi-Misi. Mereka datang sekitar jam lima, kebetulan pak ketua DPW dan tim fit and proper test masih ada di hotel sehingga mereka hanya ikut fit and proper test saja,” ungkap Ketua DPC PPP Belu, Ali Atamimi di Atambua, Minggu (12/01) sore.

Walau tidak mengikuti tahapan pemaparan visi-visi, namun paslon Apolinario Da Silva-Marsianus Loe mempunyai hak untuk ikut proses seleksi lanjutan di tingkat DPW dan DPP PPP. “Tetap DPC PPP Belu berkewajiban proses semua paket balon bupati yang mengikuti semua tahapan Muscabsus maupun yang hanya ikut sebagian proses ke DPW. Ini tugas kami, keputusan paket balon bupati mana yang akan ditetapkan sebagai calon bupati dari PPP itu urusan DPW dan DPP PPP,” jelas Atamimi.

Fit and proper test bakal calon bupati-wakil bupati Belu yang digelar DPC PPP Belu berlangsung di Aula Hotel Matahari Atambua. Muscabsus DPC PPP Belu ini mengagendakan pemaparan visi-misi dan fit and proper test para paslon bupati-wakil bupati Belu. Kegiatan ini juga dihadiri Ketua DPW PPP NTT, Djainudin Lonek dan tim fit and proper test dari DPW PPP NTT.

Tim DPW PPP NTT beranggotakan tiga orang yaitu Herman Semsi, Nining Basalamah dan Arif. Tampil sebagai peserta fit and proper test pertama adalah paket balon bupati-wakil bupati AT-AH dengan durasi kurang lebih satu jam. Disusul paslon Sahabat yang menghabiskan waktu kurang lebih 30 menit. “Paket balon bupati-wakil bupati Sahabat adalah paket incumbent. Partai bahkan seluruh masyarakat Belu sudah tahu apa yang sudah mereka lakukan selama lima tahun, sehingga tidak terlalu penting untuk dipertanyakan komitmennya, makanya durasi waktu fit and proper testnya singkat ketimbang paket balon bupati-wakil AT-AH yang baru mau maju ikut Pilkada Belu tahun 2020 ini,” jelas Ketua DPW PPP NTT, Djainudin Lonek.

Muscabsus yang berlangsung tersebut, kata Lonek hanyalah salah satu bagian proses seleksi paket calon kepala daerah yang diberlakukan PPP. “Kemarin partai buka masa pendaftaran lalu direspon oleh beberapa figur bakal calon termasuk pak Apolinario Da Silva, Yulius Talok juga sempat datang daftar, tapi sayang partai sudah undang untuk hari ini (Sabtu-red) ikut Muscabsus tapi mereka masih sibuk rupanya sehingga hari ini hanya dua paket balon bupati yang hadir,” terang Lonek.

Hasil Muscabsus, lanjut anggota DPRD Kota Kupang ini, masih akan berproses di tingkat partai, baik DPW maupun DPP. Karena itu, hasil Muscabsus Sabtu lalu akan disampaikan ke DPW untuk selanjutnya diteruskan ke DPP sebelum diterbitkan SK penetapan calon. “Jadi kita semua tunggu saja paket balon bupati mana yang akan direkomendasi partai untuk maju bersaing dalam Pilkada Belu tahun ini,” tegasnya.

Rapat pleno Muscabsus DPC PPP Belu dengan 12 Pengurus Anak Cabang (PAC) setelah pemaparan visi-misi para paslon berlangsung di aula utama Hotel Matahari Sabtu (11/1) sore. Dalam rapat tersebut, secara aklamasi mereka memberi dukungan politik kepada paslon Willybrodus Lay-J.T. Ose Luan untuk maju dalam Pilkada Belu 2020 ini.
Rapat pleno yang dihadiri pengurus partai dari 12 PAC se-Kabupaten Belu ini untuk memberi ruang kepada para peserta Muscabsus menilai sekaligus mengevaluasi materi pemaparan visi misi paslon yang sudah disampaikan saat sesi pemaparan visi misi di aula utama Hotel Matahari sejak Sabtu pagi. “Ya, jadi setelah pemaparan visi misi kedua paket saat itu juga Muscabsus langsung rapat pleno dengan para pengurus anak cabang di 12 kecamatan. Hasilnya mereka secara aklamasi mendukung paket Sahabat,” ungkap Ketua DPC PPP, Ali Atamimi, di Atambua, Minggu (12/1) siang.

Menurut dia, hasil rapat pleno menjadi pegangan bagi DPC untuk dilaporkan ke DPW PPP NTT untuk dijadikan dasar dalam menetapkan pasangan calon yang akan diusung partainya pada Pilkada Belu tahun ini. “Paling lambat dalam minggu ini DPC PPP akan rapat untuk menindaklanjuti hasil rapat pleno dan fit and proper test. Kami akan teruskan ke DPW untuk proses selanjutnya,” tegas Atamimi.

Sementara itu, paslon Agus Taolin-Aloysius Haleserens (AT-AH) yang siap bertarung di pilkada Belu 2020 menyatakan sudah mendapat sinyal kuat bakal didukung lima partai politik. “Kelima partai politik itu adalah PKB, PKS, PKPI, PPP dan Nasdem. Karena itulah maka hari ini kami beranikan diri untuk ikut pemaparan visi-misi sekaligus fit and proper test yang dilaksanakan PPP di hotel Matahari pagi ini,” kata Aloysius Haleserens usai Muscabsus DPC PPP Belu, Sabtu (11/1) siang.

Dukungan partai politik, kata Haleserens, sampai akhir pekan lalu masih terus mengalir. Salah satu partai politik yang bakal mendukung paket AT-AH adalah Partai Gerindra. “Calon bupati saya pak dokter Agus Taolin saat ini di Jakarta untuk intensifkan lobi dengan Gerindra. Mudah-mudahan berhasil sehingga menambah banyak lagi dukungan partai politik yang akan berkoalisi mengusung paket AT-AH dalam Pilkada Belu 2020 ini,” kata Haleserens.

Menurut dia, motivasi untuk maju dalam Pilkada Belu kali ini untuk lebih memaksimalkan pelayanan publik Belu ke depan. “Saya melihat selama ini pelayanan publik belum maksimal. Karena itu saya dengan calon bupati saya ingin maju menggantikan kepemimpinan selama ini biar ada perubahan pelayanan publik yang lebih baik lagi,” jelas mantan Kepala Badan Kesbang Linmas Belu ini. (ogi/sam)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!