Bawaslu Luncurkan Kampung Pengawasan Pilkada – Timor Express

Timor Express

FLORES RAYA

Bawaslu Luncurkan Kampung Pengawasan Pilkada

DISKUSI. Bertamu dan berdiskusi sambil ngopi dalam program kampung pengawasan pilkada, Sabtu (11/1).

FANSI RUNGGAT/TIMEX

RUTENG, TIMEX – Manggarai salah satu kabupaten yang selenggarakan pemilihan bupati dan wakil bupati secara serentak bulan September mendatang. Salah satu bentuk pencegahan pelanggaran dalam hajatan pilkada, Bawaslu mendeklarasi Kampung Pengawasan.

Acara deklarasi Kampung Pengawasan berlangsung, Sabtu (11/1) di Langgo Kelurahan Carep Kecamatan Langke Rembong. Tepatnya di bass camp rumah baca aksara. Dihadiri Ketua Bawaslu Manggarai, Marselina Lorensia, Kordiv Pencegahan, Herybertus Harun dan Kordiv HPP, Alfan Manah.

Hadir juga Sekretaris Bawaslu, Yosef Jehadin. Selain itu dihadiri sejumlah elemen masyarakat dari berbagai komunitas, diantaranya Komunitas Rumah Baca Aksara, Manggarai Art, Lingkar Perpustakaan, Klub Buku Petra, Sastra Hujan, Muda-mudi Carep, Komunitas Fotograrfer, Manik Art, Komunitas Difable serta Komunitas Pelayan Kasih.

Juga hadir Petani Nusantara, Komunitas Kompas, Rumah Baca Karya Murni, Komunitas Wood Painting Manggarai, Sae Ga Lino, Teater Saja, Komunitas Pencinta Ruteng, Kopi Cero, Sunrise Camp Indonesia, Kelompok Wanita Tani, Flores Art dan Rumah Baca Cengka Ciko, tokoh masyarakat, tokoh agama dan sejumlah elemen masyarakat lainnya.

“Launching Kampung Pengawasan dilakukan dalam rangka meningkatkan pengawasan partisipatif masyarakat untuk mengawasi seluruh tahapan pemilihan bupati dan wakil bupati Manggarai 2020,” jelas Kordiv Pencegahan Bawaslu Manggarai, Herybertus Harun, Senin (13/1).

Menurutnya, Kampung Pengawasan bisa menjadi tempat sumber informasi dalam bidang kepemiluan atau pemilihan bupati dan wakil bupati. Keterlibatan puluhan komunitas dari berbagai elemen, menjadi hal yang sangat penting. Karena merupakan ujung tombak pengawasan masyarakat. Ini juga merupakan bentuk sinergi antara Bawaslu dengan sejumlah elemen masyarakat dalam membangun proses pilkada yang berintegritas.

“Kami sangat mengharapkan Kampung Pengawasan yang hari ini diluncurkan bisa menjadi pusat dan sumber informasi bagi masyarakat dalam hal pengawasan pemilihan bupati dan wakil bupati yang dilakukan secara serentak bulan September 2020 mendatang,” ujarnya.

Menurutnya, dengan diluncurnya Kampung Pengawasan Pilkada, selanjutnya hal serupa akan dilaksanakan di desa/kelurahan lain yang tersebar di 12 kecamatan. Dalam Kampung Pengawasan, termuat kegiatan Lejong atau bertamu dan berdiskusi sambil ngopi.

“Sebelum launching Kampung Pengawasan, ketua dan anggota Bawaslu memberikan sosialisasi materi terkait pengawasan tahapan pemilihan bupati dan wakil bupati, proses penanganan dan penindakan laporan dan temuan serta sejumlah materi lainnya,” ujarnya.

Dikatakan, program Bawaslu Manggarai lebih kepada peningkatan pemahaman masyarakat dan stakeholder akan pentingnya pengawasan pilkada. Serta mendapatkan masukan dari masyarakat berkaitan dengan pelaksanaan pengawasan pilkada. Demi terwujudnya pemilihan yang berkualitas dan bermartabat.

Diuraikan, dalam kegiatan launching, Ketua Bawaslu Manggarai, Marselina Lorensia mengatakan, seluruh tahapan pilkada harus diawasi. Agar berjalan sesuai aturan dan ketentuan. Masyarakat diminta untuk terlibat dalam pengawasan, demi menyukseskan penyelenggaraan pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2020 mendatang.

Sementara, materi inti yang disampaikan Kordiv HPP, Alfan Manah menyampaikan agar masyarakat proaktif memberi laporan terkait dugan pelanggaran dalam hajatan pilkada Manggarai. Alfan mejelaskan, Bawaslu sangat terbuka dalam menerima laporan masyarakat. Tentu semua laporan pasti diproses, yang terpenting memenuhi syarat. (krf3/ays)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!