WN Aljazair Terdampar di Malaka – Timor Express

Timor Express

RAKYAT TIMOR

WN Aljazair Terdampar di Malaka

SELAMATKAN. Warga negara Aljazair, Haminoum Abdurahman saat ditolong nelayan Desa Kletek dan dibawa ke darat, Minggu (12/1) lalu.

KRISTOFORUS BERE/TIMEX

Berenang dari Timor Leste ke Australia

BETUN, TIMEX – Warga negara Aljazair, Haminoum Abdurahman, 31, nekat berenang dari laut Timor Leste ke Australia menyeberangi Samudera Hindia. Selama dua hari melewati ganasnya ombak dan angin laut Timor, warga Aljazair ombang ambing di batas laut Indonesia-Timor Leste-Australia dengan jarak 5-6 mil dari bibir pantai. Sehinga, saat itu nelayan Desa Kletek Kecamatan Malaka Tengah, menyelamatkan warga asing yang terombang ambing di perairan Indonesia-Timor Leste-Australia, Sabtu (11/1) malam lalu.

Sesuai keterangan yang diperoleh dari Haminoum Abdurahman, Minggu (12/1), dirinya datang ke Dili awal Desember 2019, hingga Januari 2020. Namun karena visa yang dimiliki masa berlakunya habis dan menunggu perpanjangan visa selama 10 hari, sehingga ia mengambil keputusan untuk berenang ke Australia dikarena tidak lagi memiliki uang sepeserpun.

“Urus visa selama 10 hari. Karena terlalu lama sehingga saya memutuskan untuk berenang dari laut Suai menuju Australia,” jelasnya.

Di pertengahan Samudera Hindia, perbatasan Indonesia-Australia, angin kencang membawa dirinya memasuki perairan Indonesia, sehingga pada saat itu nelayan Desa Kletek Kecamatan Malaka Tengah menemukan dia saat terombang ambing di tengah perairan, sehingga nelayan mengevakuasi ke daratan untuk mendapat pertolongan.

Sementara itu, mantan Kepala Desa Kletek, Yosep Louis Atok saat dikonfirmasi melalui telepon seluler mengatakan, malam ia mendapat informasi, paginya langsung menuju bibir pantai untuk menunggu kedatangan warga asing tersebut.

Menurutnya, setelah sampai di darat melihat kondisi warga asing tersebut lemas dirinya langsung menelepon ambulans untuk evakuasi ke RSUPP Betun untuk mendapat pertolongan.

Senada dikatakan Penjabat Kepala Desa Kletek, Martinus Seran Berek saat ditemui di RSUPP Betun. Ia mengatakan,  warga negar asing itu ditemukan nelayan saat memancing. Nelayan melihat korban sementara berenang hanya mengenakan celana dalam. Sehingga nelayan memberikan pertolongan untuk melakukan evaluasi ke darat.

Pihaknya langsung menghubungi Imigrasi Atambua agar melihat warga negara asing tersebut.

Steven Latupeirissa, dokter yang menangani korban mengatakan, korban kondisi sudah membaik karena hanya mengalami lemas, sebab sudah dua hari berenang.

“Dia hanya lemas, tapi tensi normal, sehingga tidak termasuk dehidrasi, sehingga kondisi saat ini aman dan membaik sudah bisa pulang,” ungakap Steven. (mg30/ays)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!