Buron Dua Bulan, Jhoni Hili Akhirnya Diringkus – Timor Express

Timor Express

HUKUM

Buron Dua Bulan, Jhoni Hili Akhirnya Diringkus

KENA HIKI. Pelaku penganiayaan, Jhoni Fredik Hili usai diamankan di kediamannya di Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang karena tersandung kasus penganiayaan dengan korban Maksi Boys, Kamis (9/1).

IST

Tersandung Kasus Penganiayaan

KUPANG, TIMEX– Jhoni Fredik Hili, 28, warga Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang tak bisa berkutik saat diamankan aparat polres Kupang Tengah di kediamannya, Kamis (9/1). Dirinya diamankan karena terlibat kasus penganiayaan dengan korban Maksi Boys, warga Desa Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang pada Kamis (27/10/2019).

Usai diamankan, Jhoni Fredik Hili langsung digiring ke Mapolsek Kupang Tengah untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kini, statusnya sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 351 ayat (1) KUHP tentang Penganiayaan.

Kapolsek Kupang Tengah, Ipda Elpidus K. Feka yang dikonfirmasi koran ini, Selasa (14/1) membenarkan adannya penangkapan pelaku penganiayaan atas nama Jhoni Fredik Hili. “Kita sudah amankan Jhoni Fredik Hili yang terlibat kasus penganiayaan dengan korban Maksi Boys. Kasus penganiayaan itu terjadi pada akhir Oktober 2019 lalu. Usai menganiaya korban, pelaku kemudian buron selama dua bulan dan baru diamankan pada Kamis (9/1),” tegas Kapolsek Kupang tengah.

Tersangka Jhoni Fredik Hili, ujarnya, diamankan di kediamannya di Desa Noelbaki, sekira pukul 10.00 Wita, Kamis (9/1). “Jhoni Fredik Hili merupakan residivis kasus penganiayaan. Sudah ada delapan laporan polisi yang kita terima terkait kasus penganiayaan dan pelakunya adalah Jhoni Fredik Hili. Ketika akan diamankan, dirinya selalu melarikan diri dan baru diamankan pekan kemarin,” ujarnya.

Sekedar tahu bahwa penangkapan Jhoni Fredik Hili dipimpin langsung Kanit Reskrim Polsek Kupang Tengah, Bripka Pance Sopacua bersama anggotanya Brigpol Karel Lena Leo. Kapolsek Kupang Tengah juga menjelaskan bahwa kasus penganiayaan dengan korban Maksi Boys bermula saat pelau dan korban sama-sama menghadiri hajatan nikah. Ketika korban pergi beli rokok di pertigaan Jalan Trans Timor dan Jalan Tilong atau persisnya di wilayah di RT 38/RW 14, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, sekira pukul 04.00 Wita tepatnya 27 Oktober 2019, korban dihadang pelaku.

Tanpa sebab, pelaku langsung menganiya korban. Bahkan akibat penganiayaan yang dilakukan pelaku, maka korban sampai terjatuh di tanah. Korban juga mengalami luka pada mata kanan bagian bawah, bibir atas bagian dalam dan bengkak di kepala bagian kanan serta luka di pergelangan tangan kanan. Akibat kejadian itu maka korban langsung melaporkan pelaku ke Mapolsek Kupang Tengah. (mg22/gat)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!