PAN Empat Paslon, Nasdem Enam – Timor Express

Timor Express

POLITIK

PAN Empat Paslon, Nasdem Enam

RAPATKAN BARISAN. Ketua DPW PAN NTT Awang Notoprawiro bersama pengurus dan Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore saat acara pembukaan rapat kerja DPW PAN NTT di Hotel Aston, Sabtu (18/1). Foto kanan; paslon Christofel Praing-David Melo Wadu yang dijagokan oleh Partai Nasdem.

IMRAN LIARIAN/TIMEX

 

Pilkada 2020
Jumlah Rekomendasi Parpol di Pilkada 2020

KUPANG, TIMEX – Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Nasdem sudah mengeluarkan rekomendasi untuk beberapa pasangan calon. Oleh karena itu, nama-nama calon bupati-wakil bupati di 9 daerah mulai dirilis.

Dari sembilan kabupaten, sudah enam kabupaten yang menemui titik terang. DPW Nasdem NTT dalam rapat pleno telah memutuskan untuk merekomendasikan pasangan calon tunggal. Satu kabupaten satu paslon.

Hal ini dijelaskan Ketua Bapilu DPW Nasdem NTT, Alex Ena di Kupang, Minggu (19/1). Alex sebutkan, enam pasangan calon tersebut, yakni Kristofel A. Praing-David Melo Wadu di Sumba Timur, Edistasius Endy, SE–dr. Yulianus Weng di Manggarai Barat, Dr. Deno Kamelus, SH, MH–Viktor Madur di Kabupaten Manggarai, dr. Stefanus Bria Seran, MPH-Wandelinus Taolin di Kabupaten Malaka, Nikodemus N. Rihi Heke – Yohanis Uly Kale, AMD di Sabu Raijua. Terakhir, Helmut Waso–Kornelis Soi, SH untuk Kabupaten Ngada. “Untuk Kabupaten Sumba Timur, Kris Praing-David Melo Wadu itu, Nasdem dukung tanpa syarat. Karena Kris Praing itu birokrat dan David Wadu itu PDIP dan mantan anggota DPRD NTT,” jelas Alex.

Kris Umbu Praing sendiri merupakan birokrat. Namun Alex katakan, Nasdem tidak mengharuskan Kris menjadi kader Nasdem. Sementara David Melo Wadu merupakan politisi PDIP yang juga mantan anggota DPRD NTT, bahkan sempat menjadi Ketua Komisi IV DPRD NTT periode 2014-2019.

Alex jelaskan, Kris Praing sebelumnya tidak mendaftar ke DPD dan DPW Nasdem NTT. Namun kemudian mendaftar ke DPP Nasdem. Pasalnya, hasil survei menunjukkan Kris Praing unggul di Sumba Timur. “Jadi, justru DPP yang perintah langsung untuk dukung Kris Praing. Dukung tanpa syarat itu. Karena itu paket PDIP. Hasil survei sangat signifikan. Kita dukung itu untuk kepentingan daerah,” sambung Alex yang juga mantan Ketua Komisi IV DPRD NTT itu.

Menurut Alex, tahapan yang dilalui, yakni mulai dari pendaftaran, verifikasi, presentasi visi-misi dan survei. Hasil survei dibawa ke pleno di DPW bersama Korwil yang mewakili DPP. Hasilnya dibawa ke DPP untuk keluarkan SK.
Dalam surat rekomendasi Nomor: 01/SI.1/DPW-NasDem-NTT/I/2020 tentang
rekomendasi itu, Nasdem NTT jelaskan, berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Pleno DPW tanggal 27 dan 30 Desember 2019.

Alex katakan, berdasarkan hasil survei, dan beberapa pertimbangan yang dibawa ke pleno, diputuskan rekomendasi paslon tunggal. Meski seharusnya peraturan organisasi (PO) memungkingkan DPW memunculkan sampai tiga paslon.

Dia lanjutkan, Calon Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endy merupakan Ketua DPD Nasdem dan juga Ketua DPRD Manggarai Barat. Sementara calon wakilnya adalah birokrat, yakni Kepala Dinas Kesehatan Manggarai Barat yang sudah menjabat belasan tahun. “Manggarai Barat itu butuh enam kursi. Sementara Nasdem lima kursi, PKS dua dan PKPI satu kursi,” sebut dia.

Di Ngada, Nasdem sudah pasti berkoalisi dengan Perindo. Dan berharap PDIP ikut mendukung. Karena Kornelis Soi merupakan kader PDIP yang pernah dua kali menjadi anggota DPRD NT.

Khusus Kabupaten Sumba Barat, DPW Nasem sudah mengeluarkan rekomendasi, untuk Niga-Toni jilid dua. Namun Calon Bupati, Agustinus Niga Dapawole masih ingin mengganti calon wakil. Sehingga DPW Nasdem masih memberi waktu satu minggu.

Alex yang ditanya terkait Belu dan TTU yang belum mendapat rekomendasi menjelaskan, Nasdem masih melakukan pengamatan dan evaluasi terkait calon-calon yang layak didukung.

“Untuk Malaka, hasil survei, incumbent 78 persen. Pasangan dengan siapa saja mulai 72 sampai 78 persen. Dan, dengan Wandelinus Taolin paling tinggai, 78 persen. Jadi Malaka dan Manggarai Barat itu yang kami pastikan elektabilitasnya sulit dikejar calon lain,” tegas dia.

PAN Target Menang 5 Kabupaten

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi NTT menargetkan memenangkan sedikitnya lima dari sembilan pilkada yang berlangsung tahun ini di NTT. Target kemenangan adalah di Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat, Ngada, Sumba Timur dan Belu.

Ketua DPW PAN NTT, Awang Notoprawiro menegaskan PAN telah melakukan penjaringan bakal calon. Saat ini PAN telah memberikan rekomendasi kepada empat calon. Keempat calon tersebut, yakni pasangan Deno Kamelus dan Viktor Madur di Manggarai, Kristoforus Loko di Ngada, Christofel Praing di Sumba Timur, dan Daniel Umbu Dandar di Sumba Barat. “Kabupaten TTU tidak ada kader yang ingin maju, sehingga kita bergabung dengan kader lain. Kabupaten Malaka dan Kabupaten Sabu Raijua kita tidak ada kursi. Sementara Kabupaten Belu ada incumbent,” kata Awang dalam sambutannya pada Rapat Koordinasi (Rakor) DPW PAN NTT di Ballroom Aston Hotel, Sabtu (18/1).

Ia menegaskan kepada semua kader PAN di sembilan daerah yang melaksanakan pilkada agar tetap solid dan bekerja keras memenangkan calon yang diusung PAN. Menurutnya, jika banyak kader yang berhasil duduk di pemerintahan, maka menjadi kebanggaan tersendiri bagi PAN. Awang juga mengingatkan semua kader PAN ketika duduk di eksekutif maka harus menjalankan program yang menyentuh kepentingan masyarakat. “Saya juga perintahkan kepada kader PAN, program gubernur yang memihak masyarakat maka didukung. Jika tidak, maka kader PAN harus kritisi. Tetapi kritisi dibarengi juga dengan solusi,” ujarnya.

Dalam rakor tersebut, Korwil PAN NTT yang juga menjabat Sekretaris Fraksi PAN DPR RI Ahmad Yohan mengatakan dalam setiap momentum pemilihan umum, PAN tidak bekerja main-main. “Puji syukur alhamdulillah kita sudah memenangkan sembilan pilkada,” ungkap Ahmad Yohan disambut gemuruh tepuk tangan oleh para peserta dan tamu undangan yang hadir. Ia mengatakan pelaksanaan Rakor PAN untuk menguatkan kembali barisan sehingga ke depannya menjadi lebih baik. Dalam perhelatan politik harus diperjuangkan dengan sungguh-sungguh. Artinya perjuangan dalam rangka merebut kemenangan sehingga apa yang diharapkan dapat terwujud. “Dunia politik harus mencerdaskan dan memberikan dampak positif pada masyarakat guna membangun Provinsi NTT menjadi lebih baik ke depan,” katanya.

Ia menambahkan, saat ini banyak stigma buruk yang dialamatkan ke Provinsi NTT. NTT masih kategori provinsi termiskin di Indonesia. Kategori provinsi yang kesehatannya paling buruk se-Indonesia. Tak hanya itu, Provinsi NTT juga masuk tingkat pendidikan kurang baik dan paling menyedihkan Provinsi NTT masuk urutan keempat paling korup di Indonesia. “Sebagai politisi kita harus memahami ini untuk membawa NTT keluar dari kemiskinan, dan kurang sehat. Kita tidak akan mencari kesalahan siapapun tetapi ini merupakan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore juga hadir dalam acara pembukaan rakor DPW PAN NTT.
Dalam sambutannya, ia mengatakan Fraksi PAN DPRD Kota Kupang adalah salah satu fraksi yang mendukung program-program Pemerintah di Kota Kupang. “Kami sangat menyadari betul PAN mempunyai peranan yang sangat strategis dalam membantu program pemerintah,” ungkapnya. Menurutnya, perubahan di Kota Kupang tidak terlepas dari peran penting Fraksi PAN. “Fraksi PAN terus memberikan dukungan untuk program-program pemerintah Kota Kupang yang prorakyat,” kata Jefri-sapaan akrab Wali Kota Kupang.

Ia menjelaskan PAD Kota Kupang paling tinggi Rp 180 miliar. Tahun ini ditargetkan Rp 200 miliar. Sedikitnya Rp 115 miliar digelontorkan untuk masyarakat untuk membiayai seragam sekolah, tas dan termasuk buku tulis untuk siswa-siswi.

Kemudian bantuan beasiswa untuk 3.000 mahasiswa yang ada di Kota Kupang. Selain itu, bedah rumah untuk 500 rumah, termasuk 160 unit rumah bantuan pemerintah pusat. Selanjutnya, bantuan 500 rumah bagi ASN dan tokoh masyarakat yang uang mukanya ditanggung oleh Pemerintah Kota Kupang. “Saya berharap Fraksi PAN memberikan dukungan agar program-program prorakyat ini bisa sukses,” kata Jefri.

Kegiatan rakor PAN didahului dengan ibadah syukur Natal dan Tahun Baru 2020 yang dipimpin oleh Pdt. Abraham dan Romo Jefri Ome. Ibadah dan rakor ini diikuti ratusan kader dan pengurus DPW maupun DPD PAN se-NTT. (mg22/cel/sam)

Grafis

Paslon Nasdem di Enam Kabupaten:

1. Kabupaten Manggarai Barat
Edistasius Endy, SE – dr.Yulianus Weng
(Nasdem-PKPI-PKS)

2. Kabupaten Manggarai
Dr.Deno Kamelus, SH, MH – Viktor Madur
(Nasdem-PAN)

3. Kabupaten Malaka
dr.Stefanus Bria Seran, MPH – Wandelinus Taolin
(- Birokrat)

4. Kabupaten Sabu Raijua
Nikodemus Rihi Heke–Yohanis Uly Kale, AMD
(Nasdem-PKB)

5. Kabupaten Sumba Timur
Kristofel A. Praing-David Melo Wadu
(Birokrat-PDIP)

6. Kabupaten Ngada
Helmut Waso – Kornelis Soi, SH
(Nasden-Perindo-PDIP)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!