Jiplak Tugas Ilmiah, Pelajar Aniaya Pelajar – Timor Express

Timor Express

HUKUM

Jiplak Tugas Ilmiah, Pelajar Aniaya Pelajar

LAPOR POLISI. Korban penganiayaan berinisial JT didampingi orang tuanya ketika melaporkan NM ke Mapolsek Kelapa Lima lantaran dianiaya di ruang kelas, Rabu (15/1).

IST

KUPANG, TIMEX- Tak terima anaknya diduga diperlakukan secara tidak manusiawi, salah satu orang tua siswa Yohanis Tauf, 47, akhirnya melaporkan kasus penganiyaan yang dialami anaknya berinisial JT, 16, ke Polsek Kelapa Lima. Laporan Yohanis Teuf ke Mapolsek Kelapa Lima lantaran anaknya berinisial JT diduga dianiaya oleh teman sekelasnya berinisial NM, 16, pada Rabu (15/1). Kedua pelajar ini sendiri merupakan teman sekelas di salah satu SMK Negeri di Kota Kupang.

Laporan Yohanis Teuf kemudian diterima aparat Polsek Kelapa Lima dengan laporan polisi Nomor: LP/B/12/I/2020/Sektor Kelapa Lima, sekitar pukul 18.00 Wita, Rabu (15/1). Berdasarkan laporan polisi yang dibuat pelapor Yohanis Teuf tersebut, anaknya berinisial JT dianiaya oleh terlapor NM di dalam kelas pada Rabu (15/1) sekira pukul 09.30 Wita.

Kasus penganiayaan tersebut terjadi karena terlapor NM diduga kesal lantaran korban JT diduga menjiplak karya ilmiahnya. Karena itu maka korban dianiaya dengan cara dipukul dengan kepalan tangan yang mengenai leher korban. Tak hanya itu saja, korban juga dihajar pakai kursi dsn mengenai bagian pinggang korban. Karena itu maka harus dirawat di RSP Bhyangkara Titus Uly Kupang.

Kapolsek Kelapa Lima, Andri Setiawan SIK yang dikonfirmasi koran ini melalui Kanit Reskrim, Ipda Dominggus Duran, Minggu (19/1) membenarkan adanya laporan penganiayaan dengan terlapor NM tersebut. Dijelaskan Kanit Reskrim Polsek Kelapa Lima, korban mengaku bahwa awalnya korban dan pelaku mendapat tugas dari sekolah oleh guru untuk membuat karya ilmiah.

Dalam pengerjaan karya ilmiah yang diberikan guru tersebut, pelaku merasa korban telah menjiplak judul karya ilmiah pelaku. “Jadi, pelaku mendatangi korban dan berkata ‘perempuan son (tidak) tau malu. Ame (ambil) b pung (saya punya) judul’. Pelaku pun langsung memukul lengan kanan korban menggunakan kepalan tangan,” ujarnya.

Saat kejadian tersebut, sejumlah teman kelas pelaku dan korban hanya bisa menyaksikan. Kejadian tersebut pun langsung dilaporkan ke guru kelas. Oleh guru kelas, pelaku NM juga diberi pembinaan karena perbuatannya menganiaya korban. Diduga karena kesal lantaran diberi pembinaan oleh guru kelas, maka pelaku kembali menganiaya korban dengan cara memukul leher korban pakai kepalan tangan. Kejadian ini terjadi saat guru kelas meninggalkan ruang kelas.

Tak disitu saja, pelaku kembali menendang sebuah kursi yang diarahkan ke korban sehingga mengenai bagian pinggang bagian kanan korban. “Korban merasa sakit di sebagian anggota tubuhnya dan korban juga mengalami pusing sehingga korban diizinkan pulang ke rumah dan langsung diantar ke rumah sakit” pungkas Ipda Dominggus Duran. (mg22/gat)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!