Suami Gerebek Istri Bersama PIL – Timor Express

Timor Express

HUKUM

Suami Gerebek Istri Bersama PIL

GREBEK. Tampak kedua pelaku perzinahan, Muslim S.T dan Irene Febrian usai digerebek di dalam kos di Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Minggu (19/1).

IST

Curiga Setelah Lihat Foto

KUPANG, TIMEX- Irene Febrian, 26, yang merupakan istri sah dari Constan Devidson Frans, 26, tak bisa berbuat banyak saat digerek sementara asyik bersama Pria Idaman Lain (PIL), Muslim S.T, 28. Pasangan tak resmi ini digerebek Constan Devidson Frans bersama anggota Bhabinkantibmas, Babinsa dan warga sekitar pada Minggu (19/1) pukul 06.00 Wita bertempat di sebuah kos-kosan, Jalan Garuda, RT 32/RW 08, Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.

Penggerebekan Irene Febrian dan Muslim S.T dilakukan lantaran Constan Devidson Frans (suami Irene Febrian) curiga setelah melihat foto profil pada akun media whatsApp atas nama Aldo dimana tertera foto Irene Febrian sementara berpelukan dengan Muslim S.T. Foto profil pada akun WhatsApp milik Aldo terlihat pasangan tak resmi ini berpelukan dan diduga diabadikan oleh keduanya saat sementara berada di kos yang ditempati Muslim S.T selama ini.

Constan Devidson Frans yang ditemui koran ini di Mapolres Kupang Kota, Senin (20/1) menjelaskan bahwa ketika melihat foto di media sosial WhatsApp atas nama Aldo dirinya melihat istri sahnya Irene Febrian berpelukan dengan Muslim S.T. Setelah melihat foto tersebut, jelas Constan, langsung menuju ke kos-kosan Muslim di Oebufu dan langsung melakukan penggerebekan bersama anggota Bhabinkantibmas, Babinsa dan warga di sekitar kos yang ditempati Muslim S.T selama ini.

“Saya lihat mereka sementara berduaan di dalam kamar. Saya langsung membuat laporan polisi di Mapolres Kupang Kota,” katanya. Pada prinsipnya, Constan mengaku terus melanjutkan proses hukum ini dan menyerahkan sepenuhnya ke aparat kepolisian.

Sementara Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Hasri Manasye Jaha ketika ditemui koran ini di ruang kerjanya, Senin (20/1) membenarkan adanya laporan kasus perzinahan tersebut. Dikatakan bahwa untuk kasus perzinahan itu, pihaknya telah memintai keterangan dari para saksi termasuk kedua pelaku perzinahan yakni Irene Febrian dan Muslim S.T. “Kedua pelaku perzinahan ini dijerat Pasal 284 KUHP tentang Perzinahan dengan ancaman 9 bulan penjara. Mereka dikenakan wajib lapor,” pungkas Kasat Reskrim Polres Kupang Kota. (mg22/gat)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!