Chatib Basri Jadi Komut Mank Mandiri – Timor Express

Timor Express

EKONOMI

Chatib Basri Jadi Komut Mank Mandiri

JAKARTA, TIMEX– PT. Bank Mandiri (Tbk) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Selain menyetujui pengalokasian dividen sebesar 60 persen, dalam RUPST tersebut juga disepakati, penunjukkan M. Chatib Basri sebagai Komisaris Utama, menggantikan Kartika Wirjoatmodjo yang menjadi Komisaris Utama Bank Rakyat Indonesia (BRI). Sebelumnya, Mantan Menkeu tersebut adalah Wakil Komisaris Utama Bank Mandiri.

“Kalau perubahan direksi, karena  Komisaris kita Pak Tiko pindah ke BRI, maka Pak Chatib Basri naik jadi Komisaris Utama,”jelas Dirut Bank Mandiri Royke Tumilaar dalam press conference RUPST Bank Mandiri di Plaza Mandiri, Rabu (19/2).

Selain itu, Royke melanjutkan, pemegang saham juga setuju mengangkat beberapa komisaris perseroan dari berbagai kalangan. Diantaranya, Mantan Menteri PPN/ Kepala Bappenas Andrinof Chaniago, Nawal Nely, Faried Utomo, Staf Ahli Presiden Bidang Ekonomi Arif Budimanta, Deputi Komisioner Pengawasan Perbankan OJK Boedi Armanto dan mantan Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Loeke Larasati Agoestina.

“Sebagai Wakil Komisaris Utama ada Pak Andrinof, ada juga beberapa tambahan komisaris independen seperti Bu Loeke, Pak Arief Budimanta dan ada dari BUMN dan Pak Boedi dari OJK,”lanjutnya.

Dari jajaran internal, pemegang saham juga memutuskan perubahan pada susunan direksi perusahaan. Salah satunya pengangkatan Hery Gunardi menjadi Wakil Direktur Utama menggantikan Sulaiman Arif Arianto yang telah habis masa jabatannya. Selain itu, ada direksi baru, Aquarius Rudianto yang diangkat menjadi Direktur Bisnis dan Jaringan.

Di samping itu, RUPST juga menyepakati pengalokasian 60 persen dari laba bersih 2019 atau sekitar Rp16,49 triliun (sekitar Rp353,34 per lembar saham) sebagai dividen yang akan dibagikan kepada pemegang saham. Nilai tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp11,2 triliun (sekitar Rp241 per lembar saham).

Direktur Keuangan dan Strategi Silvano W. Rumantir menuturkan, penetapan besaran dividen tersebut telah memperhatikan kebutuhan likuiditas perseroan dalam mengembangkan bisnis dan memenuhi ketentuan terbaru regulator. Selain itu, dividen tersebut sebagai bentuk apresiasi perseroan kepada pemegang saham atas kepercayaan dan dukungannya. “Sementara sisa 40 persen dari laba bersih 2019 akan digunakan sebagai laba ditahan,”paparnya.

Menurut Silvano, Bank Mandiri membukukan kinerja yang sangat baik pada tahun lalu. Sepanjang 2019, laba bersih Bank Mandiri secara konsolidasi tercatat sebesar Rp27,5 triliun atau tumbuh 9,9 persen secara year on year (yoy).

Pencapaian tersebut  didukung oleh pertumbuhan kredit konsolidasi yang sebesar 10,7 persen yoy hingga mencapai Rp907,5 triliun pada akhir tahun lalu. Dari kucuran tersebut, perseroan berhasil mencatat pendapatan bunga bersih sebesar Rp 59,4 triliun, naik 8,8 persen yoy dibanding tahun sebelumnya. “Sehingga, aset perseroan pun terkerek naik 9,65 persen menjadi Rp1.318,2 triliun pada akhir tahun lalu,”imbuhnya.(Ken/jpg/cel)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!