DPRD Jadwalkan RDP dengan Bupati – Timor Express

Timor Express

RAKYAT TIMOR

DPRD Jadwalkan RDP dengan Bupati

BAHAS. Banmus DPRD TTS sementara membahas agenda RDP bersama Bupati TTS, Selasa (10/3).

YOPI TAPENU/TIMEX

Bupati: Panggil Sampai Do’o, Tidak Datang

SOE, TIMEX – DPRD Kabupaten TTS merasa sejumlah kebijakan yang dibuat Bupati TTS, Egusem Pieter Tahun membatasi tugas DPRD dalam melaksanakan tugas. Karena itu, saat rapat badan musyawarah (Banmus) DPRD TTS, Selasa (10/3) salah satu agenda adalah menjadwalkan waktu untuk menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Bupati TTS guna mempertanyakan kebijakan-kebijakan yang dinilai membatasi tugas dan fungsi DPRD.

Ketua Komisi IV DPRD TTS, Marten Tualaka kepada Timor Express mengatakan, beberapa kebijakan Bupati TTS kontradiktif dengan aturan yang berlaku. Tidak hanya bertentangan dengan aturan, melainkan membatasi DPRD TTS dalam melaksanakan tugas dan fungsi. Dicontohkan, DPRD dalam melaksanakan fungsi pengawasan yakni memanggil mitra kerja untuk berkoordinasi terkait persoalan yang ada di mitra kerja, mitra kerja tidak menghadiri undangan DPRD dengan alasan belum mendapat petunjuk dari Bupati TTS. Selain itu, belakangan Bupati TTS membuat kebijakan berupa instruksi kepada ASN untuk tidak melakukan perjalanan dinas ke luar daerah. Beberapa kebijakan itu dinilai DPRD TTS melangkahi aturan yang berlaku dan membatasi DPRD dalam melaksanakan tugas dan fungsi.

“Kami panggil Direktris RSUD SoE untuk konfirmasi sejumlah persoalan yang terjadi di RSUD SoE dan dikeluhkan masyarakat kepada kami, tapi Direktris RSUD SoE tidak datang dengan alasan belum dapat petunjuk dari Bupati TTS. Komisi I DPRD TTS juga panggil Inspektorat untuk konfirmasi sejumlah persoalan desa yang diadukan, tapi Inspektorat tidak datang karena alasan yang sama. Ini membatasi fungsi kami sebagai DPRD. Padahal, kami panggil untuk berkoordinasi terkait persoalan yang ada untuk bersama-sama mencarikan solusi,” jelas Marten.

Larangan Bupati TTS kepada ASN untuk tidak melakukan perjalanan dinas di luar daerah dinilai Marten melanggar peraturan daerah (Perda) APBD 2020. Pasalnya, di dalam Perda APBD dijabarkan item penggunaan keuangan yakni belanja publik dan belanja pegawai. Pada item belanja pegawai, di dalamnya termasuk anggaran perjalanan dinas ASN ke luar daerah yang sifatnya untuk koordinasikan pembangunan atau hal administrasi lainnya yang bertujuan untuk kepentingan pembangunan daerah.

“Jadi kebijakan-kebijakan Bupati TTS tidak ada landasan yuridisnya. Hanya terkesan dibuat-buat untuk mencari popularitas,” tegas Marten.

Terpisah, Bupati TTS, Egusem Pieter Tahun saat dikonfirmasi mengatakan, kebijakan untuk membatasi ASN ke luar daerah dilakukan dengan tujuan penghematan anggaran. Sebab, ditengah kondisi masyarakat yang mengalami kesulitan dalam berbagai sektor, ASN menghabiskan anggaran yang jumlahnya sangat fantastis untuk melakukan perjalanan dinas. Karena dari itu, ia berharap penggunaan keuangan daerah menggunakan hati nurani, sehingga penggunan keuangan benar-benar efisien dan efektif.

“Rakyat TTS sedang susah. Jadi saya harap kita pakai uang pakai hati nurani. Jangan lupa, perjalan dinas itu menghabiskan uang yang tidak sedikit. Saya punya pengalaman, satu kali jalan saja bisa menghabiskan uang Rp 1,5 miliar. Kalau kita batasi ASN lakukan perjalanan dinas, berapa banyak uang yang kita sudah hemat untuk bisa pakai bangun TTS,” papar Egusem.

Terkait OPD yang tidak hadiri panggilan DPRD TTS untuk berkoordinasi terkait persoalan yang ada di OPD, ia merasa tidak membatasi, menginstruksikan untuk meminta petunjuknya jika ingin menemui DPRD. “Saya tidak pernah instruksikan kepada OPD, kalau DPRD panggil harus minta petunjuk saya. Jangan sampai mereka malas ketemu DPRD mereka bilang belum dapat petunjuk dari saya,” katanya.

Menanggapi DPRD TTS menjadwalkan waktu untuk menggelar RDP bersamanya, ia mengatakan, tidak akan menghadiri agenda RDP. “DPRD panggil sampai do’o (bosan) saya tidak akan pergi,” tandas Egusem. (yop/ays)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!