Lebih Waspada, Sudah Ada Transmisi Lokal – Timor Express

Timor Express

METRO

Lebih Waspada, Sudah Ada Transmisi Lokal

KETERANGAN PERS. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, drg Dominikus Minggu Mere memberi keterangan pers, Senin (11/5).

INTHO HERISON TIHU/TIMEX

* 3 Positif dari 3 Daerah
* Total Pasien Positif di NTT 16 Orang

KUPANG, TIMEX-Apa yang dikhawatirkan terjadi penyebaran atau transmisi lokal akhirnya terjadi. Senin (11/5) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 NTT mengumumkan 3 orang positif Covid-19. Mereka berasal dari Kota Kupang, Nagekeo dan TTS. Satu pasien bukan dari zona merah yakni pasien di Kota Kupang. Gugus tugas melakukan tracking terhadap pasien ini.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, drg. Dominikus Minggu Mere menjelaskan, dari 48 sampel swab yang diperiksa diketahui ada 3 sampel yang menunjukan positif Covid-19.

“Sampel swab ini dikirim dari beberapa daerah di NTT dan dari hasil tes untuk 48 swab, diketahui ada 3 sampel yang menunjukan positif. Yakni berasal dari pasien yang saat ini dirawat di RSUD W. Z Johannes Kupang, pasien yang dirawat di RSUD Aieramo Kabupaten Nagekeo dan pasien rujukan dari RSUD SoE,” ujarnya.

Namun, ada kabar baik juga yang disampaikan Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 NTT itu. Yakni pasien dari Klaster Sukabumi, dari sembilan orang yang positif, hasil swab tadi tujuh orang dinyatakan negatif. Tinggal dua orang yang masih positif. Tujuh orang ini akan menjalani lagi uji swab berikutnya. Jika tes berikut negatif maka dinyatakan sembuh dan dipulangkan. Namun, tetap menjalani protokol karantina mandiri di rumah.

“Sampai saat ini masih ada 48 sampel yang tengah diperiksa dan hasilnya kami akan sampaikan lagi nantinya,” kata Dominikus. Dirinya menjelaskan, pihaknya terus melakukan optimalisasi pemeriksaan mengingat PCR masih baru.

“Besok (hari ini) kita akan melakukan pemeriksaan lagi terhadap 96 swab berikutnya. Kita harapkan sampel swab yang ada bisa diselesaikan dalam waktu yang tidak terlalu lama agar gugus tugas di kabupaten/kota melakukan tracking dan upaya-upaya pencegahan termasuk strategi deteksi dini dan lain-lain,” sebutnya.

Lanjutnya, khusus salah satu pasien positif di Kota Kupang telah terjadi transmisi lokal. Oleh karena itu, upaya deteksi dini dan pencegahan harus dilakukan secara terkoordinasi. Demikian juga untuk penetapan social distancing dan physical distancing diterapkan secara baik.

“Ini tidak bisa ditawarkan lagi. Hal yang kita takutkan sudah terjadi maka kami terus menghimbau agar dapat menaati protokoler kesehatan. Kami akan sampaikan kepada pemerintah kota untuk tracking pasien tersebut,” tegasnya.

Terkait dengan spesimen swab yang dikirim ke Jakarta hingga hari ini belum mendapat hasil, Domi mengatakan, pihaknya terus menunggu hasil dari Jakarta.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19, Marianus Jelamu pada kesempatan tersebut menambahkan, penyebaran Covid-19 di NTT tidak lagi dari luar tapi sudah meyebar secara lokal.

“Kondisi ini tentu menuntut kita agar lebih waspada lagi dalam beraktivitas karena segala kemungkinan bisa terjadi,” pesan Marius.

Mantan Kadis Pariwisata NTT ini juga mengharapkan kepada pihak kepolisian agar lebih tegas menjalankan maklumat Kapolri untuk membubarkan kerumunan orang. “Kurva di NTT naik sangat meyakinkan maka kita harus ciptakan suasana yang sepi sampai titik terendah. Hanya dengan cara ini kita bisa menyelamatkan diri,” tandasnya. (mg29/ito)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!