PLN Bantu 255 KK di TTU dan Belu – Timor Express

Timor Express

EKONOMI

PLN Bantu 255 KK di TTU dan Belu

LISTRIK GRATIS.Penyalaan perdana listrik gratis di Batas RI-Timor Leste, pekan lalu.

ISTIMEWA

 Program Listrik Gratis

KUPANG, TIMEX– Program listrik dari PT PLN UIW Nusa Tenggara Timur terus berlanjut. Kali ini, PLN memberikan layanan pemasangan sambungan listrik gratis kepada 255 kepala keluarga di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dan Belu.

Ke-255 keluarga tersebut tersebar di di Desa Silawan Kecamatan Tasifeto Timur, Belu sebanyak 89 keluarga dan 166 keluarga di Desa Manamas, Kecamatan Naibenu, TTU. Desa-desa tersebut terletak di perbatasan RI-Timor Leste.

Dengan penambahan jumlah penerima listrik gratis tersebut, total di NTT sampai Mei 2020 sebanyak 2.000 keluarga. Di Desa Silawan, Bupati Belu, Willybrodus Lay didampingi salah satu keluarga, Elisabet Minitakilo menyalakan listrik dengan melakukan input angka token perdana.

Penyalaan listrik disaksikan General Manager (GM) PLN UIW NTT Ignatius Rendroyoko, Senior Manager SDM dan Umum Lukas Tarigan dan Manager UP3 Kupang Arif Rohmatin, Manager UP2K Kupang Cahyo Gunadi. Hadir pula Kadis PU, Komandan Pos Perbatasan Motaain, Kabag Pembangunan, Kabag Protokol, Camat Tasifeto Timur dan Kepala Desa Silawan.

Elisabet Minitakilo adalah petani di Desa Silawan. Dia menyambut haru hadirnya listrik di Motaain Perbatan Timor Leste Desa Silawan. “Dengan adanya penyambungan listrik gratis, kami bisa merasakan listrik sendiri yang selama ini kami minta sambung dari tetangga,” kata Elisabet.

Dia bererimah kasih kepada PLN yang sudah hadir, sehingga penantian listrik telah berakhir. “Hari ini kami langsung lupa masa gelap itu, begitu listrik masuk dan menyala di kami. Mau beli barang elektronik juga perasaan karena listrik masih dari tetangga. Tapi sekarang kami sudah merdeka. Bisa bebas mau buat apa saja di rumah, karena sudah ada listrik sendiri,” tambah Elisabet.

Bupati Belu, Willy mengatakan, yang berbahagia adalah masyarakat desa silawan, yakni 89 keluarga penerima bantuan listrik gratis. “Saya atas nama masyarakat Kabupaten Belu dan juga pemerintah mengucapkan banyak terima kasih yang berlimpah untuk PLN yang CSR-nya membantu masyarakat kami yang ada di sini. Untuk masyarakat yang kurang mampu. Untuk itu bantuan-bantuan yang diberikan besar sekali manfaatnya untuk mereka,” kata Willy.

Sementara GM PLN UIW NTT, Ignatius Rendroyoko mengatakan, PLN melaksanakan tugas pemerintah melayani kebutuhan listrik masyarakat di desa-desa perbatasan negara, sebagai wilayah terdepan. Motaain dan Manamas TTU yang merupakan wilayah terdepan Indonesia berbatasan dengan negara Timor Leste.

“Kami mendapat arahan juga oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Secara khusus beliau meminta supaya PLN menyiapkan listrik yang cukup, listrik yang berkelanjutan, listrik yang handal untuk masyarakat di daerah perbatasan antara Indonesa dan Timor Leste, khususnya di pos-pos perbatasan, yaitu PLBN Motaain, PLBN Motamasin dan PLBN Wini,” jelas Ignatius.

Artinya, PLN akan menjadi instansi utama yang bertanggung jawab menyediakan kelistrikan untuk pemerintah yang ada di PLBN tersebut dan masyarakat di sekitar perbatasan. Sehingga kemakmuran, kenyamanan hidup, fasilitas kehidupan bisa lebih disediakan untuk masyarakat agar bisa lebih berkembang.

Sementara acara penyalaan listrik di Desa Manamas, Kecamatan Naibenu, Kabupaten TTU dihadiri Ketua DPRD Kab TTU, Hendrikus F Bana SH, dan perwakilan bupati TTU serta Camat Naibenu dan Kades Manamas.

Listrik gratis di Desa Manamas diresmikan Asisten III Pemkab TTU, Drs Raymundus Thaal bersama pemilik rumah dengan melakukan penyalaan listrik perdana pada pelanggan Fransiska Fone.(*/cel)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!